10 Kebiasaan yang Membuat Anda Terlihat Tidak Profesional di Tempat Kerja

0
369

10 Kebiasaan yang Membuat Anda Terlihat Tidak Profesional di Tempat Kerja

 

Perhatikan cerita berikut ini :

Saya berada di sebuah acara networking pada musim dingin tahun lalu. Di luar sangat dingin, tetapi di dalam ruangan cukup hangat. Sebagian besar dari kami menggunakan mantel musim dingin dan tas yang berat. Saya membuat percakapan kecil dengan beberapa orang lain, ketika seorang pria mendekati kelompok kami.

“Damn, you guys are carrying a ton of sh-t. You know, you can check your sh-t for free at the coat check.”

Sialan, kalian membawa satu ton omong kosong,” katanya. “Kau tahu, kau dapat memeriksa omong kosong gratis di mantelmu.”

Boom! Orang yang tidak menyenangkan itu tiba-tiba saja masuk kelompok kami dan ikut berbicara. Saya rasa ia berusaha untuk masuk dalam kelompok kami. Tapi tak satupun dari kami memperhatikannya setelah cara pengenalan dirinya itu.

gHal ini terjadi bukan hanya karena orang tersebut mengumpat. Kebanyakan dari kita cukup kebal terhadap kata-kata seperti itu. Itu hanyalah tiga kata umpatan dari 22 kata pertama yang ia keluarkan. Seolah-olah ia tidak bisa memulai obrolan dengan deskripsi perkataan yang lebih baik dari semua topik yang kami bawa. Sebaliknya, ia memulai percakapan dengan perkataan yang tidak sopan. Dan itu membuatnya tampak sebagai orang yang tidak bisa diajak serius dan juga tidak profesional.

Saya yakin beberapa dari anda akan bertanya lelucon apa yang bisa ia katakan sebagai gantinya. Saya membawa mantel, tas, laptop, kantong, tas jinjing. Mungkin setidaknya ia bisa memanggil saya a-purse man, jika ia ingin membuat lelucon agar dapat bergabung dengan kami.

Memang, tidak ada manusia yang sempurna. Kita semua rentan mengucapkan lisan buruk yang tanpa sadar kita ucapkan. Inilah yang membuat kita terlihat benar-benar tidak profesional. Itu sebabnya kita semua perlu pengingat, sekarang dan kemudian. Berikut adalah 10 contoh hal serupa atau kebiasaan yang membuat anda terlihat tidak profesional di tempat kerja. Hal-hal yang perlu anda hindari adalah sebagai berikut :

1. Tidak berkata-kata kotor

OK, hal yang satu ini benar-benar hal paling utama di antara 10 daftar lainnya. Sekali lagi, itu bukan tentang kata-katanya. Ini tentang kemalasan anda menggunakan kata-kata yang lebih sopan. Jika seseorang terus-menerus menggunakan kata-kata kotor sebagai kata sifat dalam semua tujuan, itu pasti membuat anda bertanya-tanya. Apakah ia orang yang tidak kreatif dan malas dalam segala sesuatu yang mereka lakukan.

2. Keterlambatan

6 Negara Dengan Pekerja Paling Rajin Di Dunia sukses usia muda usia tua sebelum 30 usi tua pekerja negara countrySaya harus mengakui bahwa ini adalah kecenderungan mengapa saya harus bekerja keras untuk berperang dengan kehidupan saya sendiri. Ungkapan “Murphy Standard Time” tidak akan bertemu dengan tatapan kosong beberapa teman-teman dan keluarga saya. Namun saya telah belajar, bahwa menjadi orang yang disiplin/tepat waktu adalah masalah bagaimana kita menghormati orang lain. Tepatilah ketika anda mengatakan anda akan datang. Dan jika anda terpaksa terlambat, kirimkan pesan untuk menunjukkan bahwa anda cukup profesional.

3. Lirikan Mata

Kita semua manusia. Kita mengetahui bahwa kita secara biologis cenderung ingin memikat dan tertarik pada gender lainnya. Namun, kita sebagai umat manusia. Berarti kita harus memiliki kontrol diri untuk menjaga “lirikan mata”, agar tetap di bawah kendali saat berbicara. Mata anda tidak boleh kemana-mana guys, atau anda akan terlihat seperti seorang amatir yang menyeramkan.

4. Pollyannaishness

Saya selalu sedikit terganggu oleh fakta bahwa kata “Pollyannaish” menunjukkan konsep orang yang memiliki terlalu banyak optimisme yang tidak realistis. Cek buku berjudul ‘the 1913 book’ jika anda tidak mengerti maksudnya. Namun setelah bencana, kolega atau vendor menegaskan bahwa semuanya baik-baik saja. Maka akal sehat sederhana anda memberitahu anda. Bahwa sebenarnya mereka hanya tidak ingin merusak profesionalisme mereka.

5. Kesembronoan

Menjadi sebrono, artinya adalah menjadi orang yang plin-plan dan tidak bertanggung jawab. Apakah anda ingin memberitahukan kepada seseorang bahwa anda akan berada di tempat tertentu? Atau anda mengatakan akan mencapai hal tertentu, kemudian tidak pernah berusaha untuk mencapainya? Maaf, itu artinya anda adalah orang yang sembrono.

6. Disorganisasi

Siapa saja yang mendapatkan lebih dari 1.000 email dalam sehari, mungkin termasuk dalam kategori ini. Karena kebanyakan dari kita yang menjalankan bisnis memahami, klien dan pelanggan mengharapkan anda untuk membalas e-mail dengan cepat. Tampaknya mereka ingin anda dapat membalas pesan dan mengerti situasi konsumen anda secara spontan. Jika anda tidak dapat mengendalikan situasi anda sendiri, mereka akan bertanya-tanya. Bagaimana mungkin anda dapat mengendalikan mereka??

7. Inarticulateness

Hal yang satu ini artinya seperti seseorang yang tidak mampu berbicara dengan jelas atau mengekspresikan diri dengan jelas. Dan itu benar-benar membuat mereka tampak tidak benar-benar profesional. Karena mereka seperti tidak mengerti, poin apa yang ingin mereka sampaikan. Mereka tidak mengerti bagaimana membuat bahasa yang mudah dimengerti, padat dan jelas.

20160210154701-donald-trumpSaya benar-benar membuang tata bahasa yang buruk dalam kategori ini juga. Meskipun kita semua tahu beberapa orang profesional sangat cerdas dalam berbahasa. Mungkin kita berpikir, “Saya hanya kurang berpendidikan tinggi seperti mereka. Atau lidahnya tidak seperti milik kita”.

Namun, ada satu hal yang penting. Kita tidak perlu secerdas politikus atau pejabat untuk mampu berbicara dengan baik. Yang kita perlukan adalah belajar menggunakan kata yang tepat, serta menghindari penggunaan kata yang berbelit-belit dan kata yang tidak sopan. Dengan begitu, anda sudah terlihat profesional.

8. Suka bermain ‘rahasia’

Tentu, kita semua memiliki kehidupan pribadi. Tetapi sebagian besar waktu kita dalam berbisnis, tidak benar-benar melibatkan kehidupan pribadi. Jika anda menyembunyikan informasi penting dari karyawan atau klien, anda bukannya menjaga reputasi anda sebagai seorang pemimpin. Namun anda justru membuat mereka bertanya-tanya, apakah mereka bisa mempercayai anda.

9. Suka berjanji secara berlebihan

Mengapa Perlu Mengisi Waktu Senggang Dengan Membaca? sukses sebelum 30 successbefore30.co.id kesehatan otak brain reading membaca usia muda sebelum 30 usia tua manfaat penelitian music game funsi otakmemorising memori mengingat daya ingat Membaca Meningkatkan Kekuatan OtakMenghilangkan Stress dan KekawatiranMenambah Kosa KataBisa Keliling Dunia Dengan MembacaMenambah Teman Dalam HidupmuS. Wilson dari Rush University Medical Center, Chicago Dr. David Lewis sebagai neuropsikologis kognitif,Seorang penjual yang benar-benar brilian pernah mengatakan kepada saya seninya menjual adalah tentang “Buatlah janji maksimum yang anda bisa. Dan konsisten dengan kemampuan anda untuk melaksanakan atau menepatinya”. Para pengusaha sering menggunakan quotes ini. Tetapi kuncinya adalah untuk memastikan anda yakin, bahwa anda pada akhirnya dapat benar-benar menepati janji anda.

10. Melakukan kecurangan dan berbohong

Kedua hal ini jelas tidak profesional. Presiden George W. Bush pernah mengatakan, “Menipu saya sekali, anda yang akan merasa malu. Menipu saya dua kali, saya yang akan merasa malu”.

Sahabat entrepreneur, hilangkan 10 kebiasaan buruk ini apabila anda tidak ingin dianggap sebagai orang yang tidak profesional. Baik itu di dalam pekerjaan atau bisnis anda. Jika anda bersikap profesional, maka kesuksesan akan datang kepada anda dengan sendirinya.

Sukses untuk anda, salam hebat luar biasa !!

Jika anda bersikap profesional, maka kesuksesan akan datang kepada anda dengan sendirinya.

Jika anda bersikap profesional, maka kesuksesan akan datang kepada anda dengan sendirinya.

Jika anda bersikap profesional, maka kesuksesan akan datang kepada anda dengan sendirinya. Berikut adalah 10 contoh hal serupa atau kebiasaan yang membuat anda terlihat tidak profesional di tempat kerja. Hal-hal yang perlu anda hindari adalah sebagai berikut:

Leave a Reply