10 Menit Ini Yang Akan Menghemat Hidup Anda Selama 50 Tahun Ke Depan

0
8

10 Menit Ini Yang Akan Menghemat Hidup Anda Selama 50 Tahun Ke Depan

Klik disini untuk melihat di YouTube

Sahabat entrepreneur, salam hebat luar biasa..!! Saat ini saya berada di Singapore, dengan view di belakang beberapa apartemen dan hotel yang sangat menarik. Suatu hari Indonesia harus bisa seperti ini, menjadi sebuah kota yang modern. Dan topik saya kali ini adalah berbicara tentang : “10 Menit Ini Yang Akan Menghemat Hidup Anda Selama 50 Tahun Ke Depan”.

Jadi bicara tentang menghemat hidup anda 50 tahun ke depan, banyak orang yang bekerja seumur hidup, tetapi masih tidak punya apa-apa. Aset pun tidak punya. Tabungan tidak punya, rumah pun tidak punya. Menurut saya, ini ironis sekali. Di Indonesia, orang-orang seperti ini begitu banyak. Bukan karena mereka tidak punya pekerjaan, tetapi mereka tidak tahu harus berbuat apa.

Sahabat entrepreneur, Indonesia sudah merdeka lebih dari 70 tahun. Tetapi masih banyak orang yang tidak merdeka secara finansial. Masih banyak orang yang tidak merdeka dari hutang. Masih banyak orang yang tidak merdeka dari masalah-masalah yang sepanjang hayat menghantui hidupnya. Sebetulnya, problemnya dimana sih?

Pada kesempatan kali ini, saya mempunyai 3 tips untuk anda. Supaya anda semua disini paham apa yang harus saya lakukan selama beberapa tahun ke depan agar 50 tahun ke depan hidup anda bisa nyaman dan enak.

 

1. Anda harus jujur pada diri sendiri

Yang pertama, anda harus jujur pada diri sendiri. Kata-kata ini sangat menyakitkan. Bicara tentang jujur pada diri sendiri, anda harus tahu kondisi anda sendiri. Kalau anda banyak hutang, akuilah. Kalau kondisi hidup anda kacau balau, akuilah. Dan kalau kondisi hidup anda berantakan, akuilah. Jangan gara-gara gengsi, jangan gara-gara ingin terlihat kaya dan ingin terlihat keren, anda menambah hutang. Anda justru hanya menambah masalah pada hidup anda.

Bagi anda yang mungkin dulunya belum punya karir dan sekarang punya karir, bagi anda yang mungkin dulunya belum punya penghasilan dan sekarang punya penghasilan. Robert Kiyosaki sering mengatakan bahwa ada 2 problem finansial yang dihadapi oleh seseorang. Yaitu :

  1. Tidak punya uang
  2. Kelebihan uang

Siapa bilang orang yang punya masalah finansial hanya mereka yang tidak punya uang? Tidak. Orang yang punya kelebihan uang justru punya problem finansial juga. Kenapa? Karena jika anda tidak tahu cara mengelola finansial yang baik, justru hal itu bisa menambah hutang anda. Karena gaya hidup anda meningkat. Dulu saat belum punya uang/penghasilan anda sedikit, mungkin anda hanya naik motor. Tetapi setelah punya uang, anda ingin naik mobil & ingin punya rumah.

Itu tidak salah. Tetapi semuanya cicilan. Dan cicilannya semakin lama semakin besar. Dan akhirnya, kepala anda menjadi pusing. Jika anda tidak tahu cara mengelola uang dengan baik, maka justru kelebihan uang bisa menjadi masalah finansial. Jadi anda harus bisa jujur pada diri sendiri. Anda harus tahu batasan. Jika anda tidak tahu batasan, lama kelamaan, anda justru pusing. Jadi, 50 tahun ke depan anda harus pertimbangkan segalanya dengan baik.

 

2. Jangan pernah terpengaruh oleh lingkungan

Yang kedua, jangan pernah terpengaruh oleh lingkungan. Mungkin saat ini anda sudah punya penghasilan, entah anda bekerja di dalam negeri atau di luar negeri. Lingkungan itu entah tetangga atau saudara di kampung berkata, “Wah, saudaraku sudah mulai kaya!”. Akhirnya semuanya tahu. “Eh, pinjam duitnya dong..! Ayolah, jangan sombong.. ‘Kan sekarang elu udah kaya. Bantu-bantu kita yang masih kere dong! Bantu-bantu kita yang masih gak punya! Masa’ nggak peduli sama saudara sendiri?”. Kata-kata ini, seolah-olah terlihat benar. Anda yang mungkin punya hati yang ingin berbagi, seringkali uang anda habis untuk orang-orang yang demikian.

Sahabat entrepreneur, saya ingin berpesan pada anda. Jika anda ingin selalu menjadi ‘sinterklas’, maka selamanya anda tidak akan pernah menikmati hasil dari apa yang sudah anda lakukan. Anda akan selalu berbagi pada lingkungan sekitar anda.

Sahabat entrepreneur, ingat. Anda tidak bertanggung jawab dengan hidup mereka. Lalu, kenapa anda harus memusingkan kata-kata mereka? Kalau mereka ingin sukses seperti anda, suruh mereka bekerja sendiri. Orang Indonesia itu masalahnya punya suatu budaya. Yaitu : “SUNGKAN”. Tenggang rasa yang berlebihan. Ingat, ketika anda sakit, apakah dia mau peduli pada anda? Ketika anda punya problem finansial, dia mau membayar hutangnya atau tidak? Belum tentu. Lalu, mengapa anda harus peduli dengan kata-kata : “Wah, kamu kaya nih sekarang!~ kamu hebat loh sekarang!”. Tetapi anda akan mempunyai masalah baru nantinya.

Sahabat entrepreneur, pikirkan baik-baik. Anda harus berani menjadi orang yang benar. Anda tidak cukup hanya menjadi orang yang baik. Beranilah SAY “NO”! Anda harus berani berkata tidak. “Ah, alasan saja..!” “Sorry, kita sudah dapat peluang” dan lain sebagainya. Selesai. Larikan uang anda ke ASET.. Selesai. Kalau mereka ingin punya aset seperti anda, suruh mereka bekerja keras. Bukan mengandalkan anda.

 

3. Fokuslah pada orang-orang yang positif

Poin yang ketiga adalah fokuslah pada orang-orang yang positif, bukan orang-orang yang mengganggu. Orang-orang yang mengganggu itu banyak. Tadi baru saja kita bahas. Teman dan lain-lain. Silahkan anda lihat video saya : “3 Jenis Teman”. Ada teman guru = mentor friend. Ada buddy friend, atau teman-teman yang kerjaannya setiap hari hanya bercanda. Yang ketiga adalah follower friend, atau teman-teman pengikut.

Buddy friend itu seringkali mengoceh, “Ngomong-ngomong, kamu ‘kan sekarang sudah punya duit, sudah kaya raya. Ada peluang nih!”. Ternyata, ujung-ujungnya money game. Ujung-ujungnya Ponzi. Ujung-ujungnya arisan berantai. Akhirnya uang anda habis karena ditipu. Siapa yang mau bertanggung jawab? Teman anda mau mengembalikan uang anda? Bye… Habis.

Sahabat entrepreneur, saya ingin berpesan kepada anda. Carilah teman-teman yang positif. Teman-teman yang positif tidak akan menghancurkan anda. Karena merekalah yang akan memaksa anda untuk terus maju.  Mereka akan berkata-kata yang benar. Bukan berkata-kata yang enak didengar. Beda ya.. Berkata-kata yang benar dengan berkata-kata yang enak didengar itu berbeda. Seringkali orang yang tulus, selalu berkata yang benar dan pedas untuk kemajuan diri anda. Bukan berkata-kata yang enak didengar.

Channel saya ini adalah channel yang paling tidak enak didengar. Saya tahu. Channel yang mungkin haters’nya semakin banyak karena tidak suka dinasehati. Tetapi saya tidak peduli. Ini demi misi saya.

Yaitu : 1% penduduk Indonesia harus menjadi “PENGUSAHA”.

Itulah sebabnya saya tidak akan mempedulikan orang lain mau suka atau tidak suka. Mau unsubscribe? Silahkan. Kalau tidak bisa dinasehati, tidak usah menonton channel ini. Selesai. Karena channel ini berkata yang benar. Berkata dengan kata-kata yang disensor oleh keluarga anda. Berkata dengan kata-kata yang mungkin tidak disampaikan oleh teman-teman anda.

Tetapi channel ini membuka semuanya. Dan channel ini peduli pada masa depan anda. Bukan peduli pada seberapa banyak uang anda. I don’t care.. Berapapun banyaknya uang yang anda miliki tidak ada hubungannya dengan saya. Anda punya berapa miliar, ratusan miliar, itu tidak ada hubungannya dengan saya. Tetapi channel ini bermanfaat menyelamatkan uang yang anda hasilkan. Ratusan juta itu bisa diselamatkan karena melalui pendidikan yang baik.

Dan teman-teman anda, seringkali mereka yang anda anggap teman itu jangan-jangan tidak peduli. Mereka sedang berpikir bagaimana mengambil uang miliaran tersebut dari tangan anda. Tanpa harus mempedulikan masa depan anda dan keluarga anda. Sudah berapa puluha tahun? Saya sangat sedih melihat teman-teman, orang-orang di sekeliling saya, murid-murid saya. Mereka bukannya tidak bisa menghasilkan uang. Mereka bisa menghasilkan uang, tetapi bekerja 10,20, 30 tahun pun masih tidak punya apa-apa. Itu miris sekali. Saya sedih sekali.

Itulah salah satu sebabnya mengapa saya membuat channel ini.

Nasib anda 50 tahun ke depan, itu dimulai dari keputusan anda terhadap 3 hal ini :

  1. Harus jujur pada diri sendiri
  2. Jangan mudah terpengaruh dengan lingkungan
  3. Fokuslah pada orang-orang yang positif

Demikian sahabat entrepreneur topik yang dapat saya sampaikan kali ini. Semoga bisa menginspirasi anda. Apabila anda menyukai video ini jangan lupa klik like, berikan komentar anda di bawah dan jangan lupa subscribe. Silahkan anda bernagi kepada teman-teman anda. Serta ada icon lonceng di kanan bawah silahkan anda klik. Maka setiap Selasa dan Jum’at ada video baru, akan ada notifikasi di layar android anda. Saya mohon maaf karena suara saya agak sedikit serak karena baru pulang travelling. Saya agak sedikit capek, tetapi saya tetap bersemangat untuk senantiasa menginspirasi anda. Komentar anda merupakan ‘bensin’ bagi saya untuk terus berkarya di channel SB30.

Sukses untuk anda, salam hebat luar biasa..!!

Topik saya kali ini adalah berbicara tentang : “10 Menit Ini Yang Akan Menghemat Hidup Anda Selama 50 Tahun Ke Depan”.

Topik saya kali ini adalah berbicara tentang : “10 Menit Ini Yang Akan Menghemat Hidup Anda Selama 50 Tahun Ke Depan”.

Bicara tentang menghemat hidup anda 50 tahun ke depan, banyak orang yang bekerja seumur hidup, tetapi masih tidak punya apa-apa.Dan pada topik saya kali ini, saya akan membahas tentang : “10 Menit Ini Yang Akan Menghemat Hidup Anda Selama 50 Tahun Ke Depan”.

Leave a Reply