2 Tips untuk Mengatasi Bisnis yang Sedang Stagnan

0
407

2 Tips untuk Mengatasi Bisnis yang Sedang Stagnan

Klik disini untuk melihat di YouTube

Pada tips bisnis kali ini saya akan membagikan sebuah tips yang singkat tentang “Mengapa Bisnis Anda Stagnan?”

Bagi anda yang saat ini sedang memulai usaha,

bagi anda yang saat ini sedang memiliki usaha yang cukup mapan,

atau usaha yang sudah cukup berhasil, pasti ada fase-fase atau masa-masa dimana bisnis anda itu cenderung tidak bisa maju. Baik itu dari segi omzet, atau mungkin bisnis anda itu sedang bagus-bagusnya,

tapi kok sepertinya profit itu termakan, entah lari kemana dan sebagainya. Itu masih terlalu luas kalau kita mau membahas.

Tapi pada tips kali ini saya akan membahas tentang mengapa bisnis anda itu tidak kunjung maju dalam beberapa bulan belakangan, bahkan mungkin beberapa tahun belakangan.

Disini saya mempunyai 2 alasan utama mengapa bisnis itu tidak bisa maju ?

Yang pertama adalah, anda mungkin terlalu membuat batasan terhadap bisnis anda.

Jadi anda mungkin saat ini sudah mempunyai satu pengalaman.

Entah itu pengalaman dari anda pribadi, maupun pengalaman dari kompetitor anda atau pengalaman dari orang yang melakukan bisnis sejenis dengan anda.

Dan kalau anda melihat riwayat mereka, atau anda melihat pengalaman anda sendiri,

anda pasti membuat satu kesimpulan bahwa bisnis anda itu potensinya tidak bisa lebih dibandingkan dengan bisnis yang anda inginkan.

Contoh, mungkin bisnis anda saat ini omsetnya 100 juta per bulan.

Anda punya satu batasan, batasan anda adalah :

“wah, mana ada orang yang bisa punya omzet lebih dari 100 juta per bulan di bisnis ini. Rasanya sangat mustahil.”

Sehingga membuat anda berpikir, saya punya teman-teman, lingkungan tidak ada yang lebih dari 100 juta.

Bahkan saya punya pengalaman, jangankan 100 juta satu bulan, mungkin saya punya pengalaman pernah sekali 80 juta satu bulan saja. Tapi setelah itu omzetnya stabilnya Cuma 50 juta.

Kalau saya mau dari 50 juta ke 100 juta itu rasanya berat sekali. Anda mungkin punya batasan seperti itu.

Kalau anda ingin sukses, dan bisnis anda ingin mengalami kemajuan, buang dulu batasan anda. Ini nomor satu. Buang dulu pemahaman anda.

Buang dulu semua pengalaman-pengalaman yang anda justru bukan menjadi lebih baik, tapi justru menghambat anda untuk maju.

Seringkali banyak orang itu maju, hambatannya itu bukan di bisnisnya, tetapi hambatannya itu justru pada cara berpikir anda yang selama ini membuat anda tidak kunjung maju.

Oleh sebab itu, batasan itu mungkin bisa anda konsultasikan dengan orang-orang yang lebih paham, atau mereka yang punya omzet lebih besar, dan anda bisa sharing dengan mereka.

Dan senang sekali kalau anda bisa mendapatkan tipsnya, dan mereka mau membagikan  tipsnya kepada anda.

Dan semoga dari wawasan tersebut, pasti anda memiliki strategi-strategi baru,wawasan-wawasan baru untuk mendongkrak penjualan bisnis anda.

Oleh sebab itu, yang sering saya sebut di video-video saya sebelumnya yaitu namanya “mentor”.

Jadi anda perlu menemukan mentor untuk memantau perkembangan bisnis anda.
yang kedua, ini yang sangat penting sekali yaitu anda “pecah fokus”.

Jadi permasalahan pertama bisnis anda stagnan, itu karena anda pecah fokus.

Anda tidak bisa mengerjakan dua sampai tiga pekerjaan sekaligus dalam waktu yang bersamaan.

Contoh, kita perhatikan pebisnis besar dari Jepang bernama Soichiro Honda, yang juga saya tulis di buku saya Badai Pasti Berlalu kisah hidupnya.

Soichiro Honda itu selama hidupnya sejak Perang Dunia di Jepang usai, dia berpikir bagaimana menggunakan sebuah dinamo kumparan yang kecil disulap menjadi sebuah kendaraan bermotor.

Dan setahu saya, Honda hari ini bisa menjadi merk yang begitu terkenal dan mendunia karena pemiliknya, dia cuma fokus pada satu bidang, yaitu otomotif.

Saya tidak pernah dengar Honda pindah bisnis ke property.

Atau Honda pindah bisnis lagi ke bidang olahraga.

Atau Honda pindah ke bidang Real Estate atau perhotelan contohnya.

Atau ke bidang alat-alat kimia, itu tidak pernah ia lakukan.

Tetapi ia hanya fokus di otomotif dan di brand yang sama.

Banyak orang ketika dia sudah mencapai keberhasilan tertentu,

Mencapai omzet tertentu, dia sudah mulai nyaman dan akhirnya dia ingin mencoba dunia yang lain, atau bidang yang lain dan seringkali bisnis yang sebelumnya sudah dia kembangkan itu tidak ada korelasinya atau hubungannya dengan bidang baru yang dia kerjakan.

Kalau anda ingin bisnis anda terus bertumbuh, tidak salah kalau anda ingin membuka bisnis yang lain. Tetapi harus ada hubungannya dengan bisnis sebelumnya.

Contoh, kalau anda sebelumnya berbisnis di bidang alat-alat makanan hewan, anda harus mencari korelasinya atau hubungannya. Anda mungkin berpikir bagaimana berbisinis contohnya menjual hewannya sendiri.

Atau anda juga mencari apa hubungannya yang mendukung pada bisnis utama. Ini sangat penting.

Disitu sudah saya jelaskan dengan sangat jelas, di artikel saya sebelumnya yaitu tentang mindset & mental orang sukses.  Anda bisa lihat artikel mindset & mental orang sukses.

Disitu saya sudah menjelaskan bagaimana orang yang sudah di kuadran B, dia harus tetap fokus di kuadran B.

Dimana bisnisnya sudah berbasis sistem, sudah berjalan dengan baik, dan jangan sampai anda itu turun kembali ke kuadran S.

Dimana anda itu akhirnya bisnis anda yang sudah otomatis berkembang, mungkin sudah autopilot bisnis anda, tapi anda mungkin malah mencari kesibukan dengan cara membangun bisnis baru di kuadran S. Itu sudah salah besar.

Harusnya anda itu sudah mencari bisnis yang sejenis, bisnis yang autopilot juga, bisnis yang bisa ditinggal.

Contohnya mungkin dalam bidang bisnis yang sudah berbasis sistem, sudah memiliki sistem, bisnis yang sudah berjalan dengan baik.

Anda harus mencari bisnis yang sudah dikelola dengan baik.

Baru anda naik ke step berikutnya yaitu kuadran I atau Investor.

Jangan sampai anda justru malah waktu anda terpecah fokus ke kuadran S, sehingga bisnis anda yang sebelumnya belum beroperasi dengan baik, anda sudah mau menjalankan bisnis yang lain.

Contoh, anda bisnis roti, anda tinggalkan mencari bisnis alat pancing, contohnya.

Kalau anda bisnis rotinya sudah jalan, cobalah bangun cafe. Kalau cafe’nya sudah jalan, cobalah mungkin anda sekarang bisnis catering.

Pokoknya yang ada hubungannya dengan makanan. Itu baru bisnis anda bisa berjalan dengan lebih besar. Itulah salah satu faktor kenapa bisnis anda stagnan.

Semoga dengan tips kali ini anda punya satu wawasan baru, dan anda juga bisa mempunyai satu gambaran baru.

Dan semoga bisnis anda mengalami pertumbuhan seperti yang anda inginkan.

Sukses untuk anda, salam hebat luar biasa !!

Leave a Reply