3 Alasan Mengapa Indonesia Minim Entrepreneur

0
612

3 Alasan Mengapa Indonesia Minim Entrepreneur

Klik disini untuk melihat di YouTube

Sahabat entrepreneur, salam hebat luar biasa..!! Kali ini saya akan membahas tentang sebuah topik yang tentunya menjadi sebuah pertanyaan bagi generasi muda Indonesia. Yaitu : “3 alasan utama mengapa Indonesia sangat minim pengusaha”.

Oke, sebentar lagi saya akan memulai seminar di hotel Surabaya. Tentunya sambil menunggu jadwal seminar, saya coba membuat video ini untuk menjadi sebuah bahan perenungan. Dan sebelum saya memulai seminar, ada baiknya kita minum minuman yang sehat dahulu. Ini adalah salah satu produk perusahaan saya yang baru, dari KK Indonesia. Produk ini adalah produk semacam sereal yang berisi 48 jenis bahan. Yang terdiri dari buah-buahan, sayur-sayuran dan biji-bijian, yang baik untuk kesehatan usus dan pencernaan kita. Serta bisa juga untuk mengurangi berat badan karena kaya akan serat dan mengenyangkan.

Mari kita lihat cara penyajiannya. Mudah sekali, kita tinggal siapkan air putih hangat. Kemudian tinggal kita tuangkan Vitayang Raw Meal seperti kita membuat sereal. Cocok juga dikonsumsi pada malam hari karena sebaiknya kita mengurangi makanan berat. Jika anda terlalu sering mengkonsumsi makanan berat pada malam hari, maka akan membuat anda cepat gemuk. Setelah itu kita aduk. Mudah sekali penyajiannya. Minuman ini sangat baik untuk kesehatan. Setelah meminum Vitayang Raw Meal, saya siap memulai topik hari ini. 😉

Jadi mengapa Indonesia ini boleh dikatakan minim entrepreneur atau pengusaha? Inilah salah satu reason saya, mengapa saya mau membuat video channel Success Before 30 ini. Dan saya disini melihat sekurang-kurangnya ada 3 alasan.

Berikut ini adalah 3 alasan tersebut :

 

1. Doktrin Masa Lalu

Alasan yang pertama adalah “Doktrin Masa Lalu“. Apa yang dimaksud dengan doktrin masa lalu? Seperti kita ketahui, Indonesia ini dijajah oleh Belanda selama 350 tahun. Kalau kita belajar pelajaran sejarah, memang Indonesia dijajah cukup lama oleh Belanda. Dan kita tahu sendiri, pemerintahan Belanda zaman dahulu, mereka selalu menetapkan politik Devide Et Impera. Devide Et Impera artinya adalah politik pecah belah. Belanda suka memecah belah dan mengadu domba. Dan akhirnya penduduk pribumi sulit untuk bersatu.

maxresdefault (37)Karena Indonesia adalah negara kesatuan, maka sukar sekali untuk dipecah belah. Namun pemerintahan Indonesia selama 350 tahun lamanya pada saat itu dipecah belah oleh Belanda. Dan kita tahu, Belanda tidak suka penduduk jajahannya maju pada saat itu. Dan akhirnya yang menjadi korban adalah rakyat Indonesia. Karena rakyat Indonesia dipecah belah, maka akhirnya mereka bekerja untuk pemerintah Belanda. Tidak ada satu pun yang jadi pengusaha. 350 tahun lamanya. Dan itu adalah nenek moyang kita semua.

Didikan tersebut, doktrin tersebut masih melekat di orang tua kita, kakek kita, dan leluhur kita. Orang tua kita, nenek moyang kita dijajah selama 350 tahun lamanya. Luar biasa. Padahal sebelum zaman penjajahan Belanda, kita ketahui Indonesia pada zaman dahulu di zaman pemerintahan Gajah Mada, Indonesia itu luar biasa. Bahkan kita juga pasti pernah mendengar lagu :

“Nenek moyangku seorang pelaut..” 

Padahal seorang pelaut itu tangguh. Harusnya sudah punya bibit pengusaha. Tetapi pada 350 tahun lalu sebelum Indonesia merdeka, Belanda itu doktrinnya sangat kuat kepada orang tua kita, nenek moyang kita. Itulah salah satu alasan yang paling utama. Jadi didikan ini turun temurun, akhirnya sampailah ke orang tua kita dan sampailah ke generasi kita.

Dan tidak kita sadari cara orang tua kita mengedukasi kalau anda melihat di video-video saya sebelumnya. Bahwa secara tidak langsung, orang tua kita suka jika kita menjadi karyawan. Itu mayoritas. Karena lebih safe atau aman dan sebagainya.

 

2. Tidak Ada Edukasi

Alasan kedua adalah : “Tidak Ada yang Mengedukasi“. Seperti yang kita ketahui bahwa segala sesuatu, contohnya manusia dari tidak bisa menjadi bisa itu karena ada yang mengedukasi. Dari orang yang tidak bisa bermain bola sampai bisa menjadi pemain bola profesional, itu karena ada yang mengedukasi. Orang yang tidak bisa menyanyi sampai menjadi penyanyi karena ada yang mengedukasi. Orang yang tidak bisa matematika sampai bisa mahir matematika, bahkan sampai menjadi guru matematika karena ada yang mengedukasi. Demikian juga dengan pengusaha. Karena minimnya edukasi di era yang lalu.

Mungkin karena kurangnya concern atau kurangnya perhatian pemerintah terhadap edukasi tentang entrepreneurship, sehingga lagi-lagi yang mengajarkan entrepreneurship bukanlah pengusaha. Tetapi guru-guru yang dipaksa membaca buku tentang kewirausahaan dan memberikan mata kuliah atau mata pelajaran entrepreneurship. Inilah yang menjadi masalah.

Padahal seharusnya entrepreneurship itu tidak cukup hanya dari teori. Tetapi harus praktek dan pelakunya langsung yang memberikan pelajaran dan tindakan nyata. Akhirnya mereka dapat belajar secara langsung. “Cara menjadi pengusaha itu seperti ini..”. Inilah alasan yang kedua.

 

3. Tidak Ada Mentor

Alasan yang ketiga adalah : “Tidak Adanya Mentor“. Di ratusan video-video sebelumnya anda bisa melihat bahwa saya selalu mengatakan tentang MENTOR. Akhirnya saya sadar karena minimnya edukasi dan minimnya mentor.

Juga karena doktrin masa lalu yang sangat kuat,

Indonesia akhirnya ketinggalan. Saya punya datanya. Saya ambil data dari majalah TEMPO pada tanggal 23 Mei 2016, anda lihat disini.

Bahwa di ASEAN saja Indonesia sudah ketinggalan dari 4 negara untuk jumlah entrepreneurship. Dan data ini diambil dari HIPMI. Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, salah satu komunitas saya juga. Dimana disini tercatat, bahwa untuk Singapore saja, jumlah entrepreneur‘nya sudah 7%. Untuk Malaysia sudah 5%. Kemudian untuk Thailand sudah 4,5%. Sedangkan Vietnam, 3,6%. Anda tahu Vietnam? Mereka merdeka baru pada tahun 1975. Kita merdeka pada tahun 1945. Vietnam merdeka 30 tahun setelah Indonesia. Tetapi jumlah entrepreneur’nya bahkan bisa jauh lebih banyak daripada kita.

Bukankah anda tahu, Indonesia yang menempati urutan terakhir. Hanya 1,56% saja dari hitungan peringkat per tahun 2016. Ini angka yang sangat memprihatinkan. Memang anda bisa mengatakan bahwa, “Jumlah penduduk mereka ‘kan lebih sedikit daripada Indonesia”. Tetapi kalau kita hitung secara rata-rata, negara kita tetap sangat minim pengusaha.

Padahal untuk menjadi sebuah negara yang besar, dibutuhkan lebih dari itu. Indonesia adalah negara dengan penduduk terbesar keempat di dunia. Setelah China, India, Amerika, lalu Indonesia. Kalau dibandingkan dengan 3 negara sebelumnya, Indonesia kalah jauh. Apalagi dengan China dan Indonesia. Saya rasa tidak perlu dikatakan lagi.

China dan Amerika memiliki jumlah penduduk lebih besar dari kita, namun jumlah entrepreneur‘nya sudah jauh diatas 5%. Anda tahu, 5% saja dari China yang misalkan penduduknya sekitar 1M itu sudah berapa orang? 5% berarti sudah 50 juta orang. Sedangkan entrepreneur kita hanya berapa? Kita hanya memiliki 1,56% entrepreneur dari 250 juta penduduk. Hanya 200 ribu lebih. Sangat minim sekali.

1,56% mungkin sekitar 2 juta orang dibanding 50 juta orang. Itu sangat jauh sekali.

2 juta ke 50 juta, bagaimana mengejarnya?

Itulah sebab mengapa China sekarang menguasai ekonomi dunia. Anda lihat dimana-mana import barang China. Sangat luar biasa. Dimana-mana sekarang kita lihat di seluruh dunia kebanyakan barang-barang ‘made in China’. Karena jumlah entrepreneurnya sangat besar. Itulah mengapa perekonomian mereka sangat maju. Dan itulah sebab mengapa Indonesia PERLU maju. Ini bukan ‘PR’ pemerintah, melainkan ‘PR’ kita bersama.

Oleh sebab itu sahabat entrepreneur, pada kesempatan kali ini sebelum saya memulai seminar, saya ingin bertanya satu pertanyaan kepada anda. Dan anda bisa menjawabnya di kolom comment. Yang saya bahas disini adalah 3 alasan mengapa Indonesia memiliki minim entrepreneur. Itu menurut saya. Research saya. Dan sekarang pertanyaan saya :

“Bagaimana menurut anda? Mengapa Indonesia minim entrepreneur?”

Silahkan tinggalkan jawaban anda, statement anda, reason anda di kolom comment. Saya dengan senang hati akan membacanya. Baik, senang sekali saya bisa sharing sesuatu kepada anda pada malam hari ini. Semoga channel ini bermanfaat dan senantiasa menginspirasi anda. Apabila anda menyukai channel seperti ini silahkan klik like, comment, dan subscribe. Sukses untuk anda, salam hebat luar biasa..!!

Kali ini saya akan membahas tentang sebuah topik yang tentunya menjadi sebuah pertanyaan bagi generasi muda.

Kali ini saya akan membahas tentang sebuah topik yang tentunya menjadi sebuah pertanyaan bagi generasi muda.

Kali ini saya akan membahas tentang sebuah topik yang tentunya menjadi sebuah pertanyaan bagi generasi muda. Yaitu : "3 alasan utama mengapa Indonesia sangat minim pengusaha".

Leave a Reply