Bagaimana Cara Mengatasi Rasa Iri di Dalam Dunia Wirausaha

0
348

Bagaimana Cara Mengatasi Rasa Iri di Dalam Dunia Wirausaha

 

Wajar ketika anda menjadi seorang pengusaha, anda merasa ingin terhubung dan memiliki koneksi dengan pengusaha sukses lainnya. Ini merupakan hal yang sulit. Namun setiap kali beberapa orang berada dalam lingkaran sosial tersebut, mereka dapat menjalankan bisnisnya dengan baik. Sementara, pengusaha yang tidak memiliki koneksi bisa dikatakan ‘kurang’ berhasil.

Rasa iri di dalam dunia wirausaha dapat menyebabkan kerusakan hubungan sosial dan kolaborasi potensial. Dan tentunya dapat merusak berbagai hal, karena sering muncul di hati setiap manusia. Anda mungkin pernah menemukan ‘rasa iri’ di salah satu dari peristiwa berikut :

  1. Ketika pekerjaan yang dapat orang lain selesaikan dengan baik, sedangkan anda tidak mampu melakukannya.

2. Ketika anda mampu melakukan sesuatu dengan baik, tetapi yang lain tidak mampu.

3. Dan ketika tidak ada yang benar-benar mampu melakukan dengan baik, kecuali satu        orang yang memang sangat berbakat.

 

Berikut adalah cara menangani setiap situasi tersebut, sehingga anda dapat mempertahankan hubungan anda dengan pengusaha lain :

1. Ketika orang lain mampu, sedangkan anda tidak mampu melakukannya

Manusia sering menjauhkan dirinya ketika mereka merasa iri dengan kesuksesan orang lain. Tetapi ini justru merupakan langkah yang dapat membuat masalah lebih buruk.

Mengatasi rasa iri, artinya anda harus tetap terhubung dan mengajukan pertanyaan untuk mereka, orang-orang yang sukses. Dengan demikian, hal itu akan memungkinkan anda untuk mengumpulkan wawasan tentang apa yang tidak anda miliki di dalam bisnis anda dibandingkan mereka.

Hari-hari dengan persaingan yang kejam dan menjaga ketat rahasia perusahaan adalah cara lama. Cara ala tahun 1980’an tersebut tidak cocok digunakan pada zaman sekarang ini. Kita harus mencoba dukungan dan pendekatan bisnis untuk permulaan dan kolaborasi. 

Tidak ada lagi kekurangan mentalitas. Kita semua sama-sama berjuang untuk selembar uang. Jika anda mampu mengatasi rasa iri anda dengan tetap terhubung dengan orang-orang yang memiliki kesuksesan, mereka akan dengan senang hati membagikan tips bagaimana cara bekerja dengan baik untuk kesuksesan bisnis mereka.

2. Ketika anda mampu melakukan dengan baik, sedangkan yang lain tidak mampu

Ini adalah sisi lain dari masalah sebelumnya : Sekarang, orang lain mungkin akan menjauhkan diri dari anda karena mereka merasa iri kesuksesan anda. Terlebih lagi, anda mungkin ’merendahkan’ prestasi atau kemampuan anda dengan harapan menyelamatkan orang lain dari perasaan buruknya ketika mengalami masa sulit mereka.

Untuk menjaga hubungan dan perbuatan anda dalam situasi seperti ini, anda harus bermurah hati dan berkolaborasi. Apakah anda memiliki sebuah ide untuk membuat semua orang dapat berkumpul? Sarankan komunitas dengan tema “berkolaborasilah untuk mencari tahu bagaimana cara industri kami dalam menghadapi tantangan”. Dan cobalah mengundang orang-orang yang cara berpikirnya ‘tidak sejalan’.

Menjaga percakapan tentang bisnis anda sebagai ‘percakapan rahasia’ yang tidak boleh mereka ketahui justru dapat menjauhkan mereka. Mereka yang sebenarnya berjuang mati-matian, tetapi berpotensi. Mungkin anda dapat menawarkan mereka bantuan. Selain itu, mereka akan mengungkapkan tentang bagaimana mereka berjuang. Pernyataan mereka dapat membantu bisnis anda juga. Misalnya, mungkin anda belajar dari kesalahan mereka dan bisa meningkatkan bisnis anda dengan lebih baik agar tidak mengalami hal yang sama.

3. Ketika tidak ada yang mampu, kecuali satu orang yang memang berbakat

Energi berbahaya di dunia wirausaha dalam situasi ini adalah kecenderungan bagi beberapa orang untuk mengeroyok satu orang. Tidak ada alasan lain selain kebencian. Ketika orang lain mengalami kesulitan, ada satu bintang yang bersinar, yaitu orang yang berbakat.

Ini adalah zona di mana gosip beredar secara bebas, dan terdapat berbagai komentar yang menanggapinya seperti “Toh dia bukan orang yang benar-benar luar biasa”. Dan tuduhan tidak adil tersebut justru dijatuhkan pada orang yang sebenarnya mampu mengajari mereka. Apabila ada satu orang berbakat di antara yang lainnya, hal ini justru memecah belah komunitas tersebut. Hal ini berdampak buruk pada orang yang bergosip, dan itu menyakiti orang berbakat yang kebetulan satu komunitas dengan mereka.

Langkah pertama dalam situasi seperti ini adalah mengenalkan pada mereka tentang apa yang terjadi. Kemudian, lebih baik anda memilih untuk tidak berpartisipasi. Ketika anda mendengar orang lain memulai percakapan dengan kalimat : “Yah, tahu nggak? Aku dengar si A blablabla….”. Tinggalkan saja mereka, jika anda tidak ingin terlibat masalah dan hubungan sosial anda dengan ‘orang berbakat’ tersebut menjadi retak.

Tanggapi komentar tersebut dengan pernyataan yang mengubah percakapan anda ke arah yang lebih positif. Seperti “Saya mencoba untuk memperhatikan ketika saya mendengar hal-hal ini. Namun saya merasa situasi menjadi lebih buruk. Saya penasaran apa yang dia lakukan sehingga hasil pekerjaannya sangat baik. Saya ingin meniru yang dilakukannya untuk bisnis saya sendiri”.

Langkah berikutnya adalah : ‘Membingkai ulang’ rasa iri anda sebagai kesempatan untuk tetap terbuka terhadap segala kemungkinan. Alih-alih anda merasa tidak adil karena anda melihat orang lain menemukan kesuksesan lebih cepat, lebih baik anda menganggap kesuksesan orang lain sebagai tips kunci keberuntungan anda. 

Yakinlah, suatu saat anda juga akan mencapai kesuksesan seperti mereka..!

Ingat, ketika banyak orang yang berjuang, ada kecenderungan mereka untuk percaya pada hal-hal yang tidak mungkin. Kisah sukses para pengusaha sukses sejalan dengan kepercayaan itu, dan juga menjadi bukti bahwa memang tidak ada hal yang tidak mungkin.

Memang sulit untuk mengakui bahwa rasa iri dapat mengarahkan anda menuju apa yang anda inginkan. Bukan berarti anda harus membiarkan rasa iri anda berkembang. Namun, cobalah mengubah ‘fokus’ dari perasaan iri yang anda miliki. Pada akhirnya, orang-orang sukses yang berinteraksi dengan anda lah yang akan mengantarkan anda menuju kesuksesan. Serta memberikan motivasi untuk kehidupan bisnis anda. Jadi, daripada bergerak menjauh dari mereka yang lebih sukses dari anda, cobalah untuk mengatasi rasa iri dengan mengubahnya menjadi motivasi dan untuk memperkuat hubungan sosial anda.

Sukses untuk anda, salam hebat luar biasa..!!

Rasa iri di dalam dunia wirausaha dapat menyebabkan kerusakan hubungan sosial.

Rasa iri di dalam dunia wirausaha dapat menyebabkan kerusakan hubungan sosial.

Rasa iri di dalam dunia wirausaha dapat menyebabkan kerusakan hubungan sosial. Anda mungkin pernah menemukan ‘rasa iri’ dalam berbagai situasi. Berikut adalah cara menangani setiap situasi tersebut, sehingga anda dapat mempertahankan hubungan anda dengan pengusaha lain :

Leave a Reply