How to Networking with Upper Class People

0
356

How to Networking with Upper Class People

Klik disini untuk melihat di YouTube

Topik saya kali ini berbicara tentang “How to Networking With Upper Class People”

Baik, how to networking with upper class people itu artinya Bagaimana anda itu bisa berteman dengan orang yang punya status sosial, yang lebih tinggi daripada anda.

Bagaimana anda bisa berteman dengan pejabat, anda bisa berteman dengan pengusaha sukses, anda bisa berteman dengan artis, anda juga bisa berteman dengan orang-orang yang punya status sosial, atau status ekonomi jauh di atas anda.

Sahabat entrepreneur, sebenarnya tips ini mudah sekali. Seperti zaman saya dahulu waktu saya masih seorang mahasiswa, saya bisa berteman dengan orang dari berbagai
kalangan. Saya sendiri waktu masih menjadi mahasiswa, masih berusia19- 20 tahun, apakah saya minder?

Dulu kalau saya tidak tahu ilmu ini, saya pasti minder. Apakah orang-orang penting ini mau berteman dengan saya? Tetapi setelah saya mengerti ilmu ini, saya akan bagikan gratis kepada anda. Semoga ini juga bermanfaat untuk anda. Sebetulnya ada 2 tips yang bisa saya bagikan. Yang pertama adalah : “Jangan punya mental meminta”.

“Jangan punya mental meminta”. Karena begini, orang-orang yang status sosialnya lebih tinggi dari anda, apa yang mereka pandang dari anda? Apa pandangan mereka ke anda kalau anda datang pada mereka?

“wah, ini pasti mau minta sesuatu”.

Ini yang seringkali keliru, ketika anda ingin berteman dengan yang status sosialnya lebih tinggi. Anda baru datang sudah mengatakan,

“Pak, minta uang pak. Tolong istri saya lagi sakit pak, tolong kasihani saya pak. Bapak ‘kan orang kaya, saya orang tidak punya pak”. Orang kaya paling benci dengan orang-orang seperti ini. Paling ia hanya beri anda uang receh lalu anda disuruh pergi. Dan di mata mereka anda hanyalah pengemis. Tidak lebih dari itu. Dan maukah anda dicap
seorang pengemis? Itu kembali lagi kepada diri anda. Atau juga mungkin anda datang mengatakan :
“Tolong beri saya pekerjaan, pak. Anak saya butuh kerjaan, pak. Kasihanilah saya”.

Paling dia cuma menganggap anda bawahan mereka selama-lamanya. Anda tidak bisa dealing dengan mereka, anda tidak bisa setara dengan mereka.

Sahabat entrepreneur, masalah kekayaan, masalah status, itu cuma masalah sementara. Tapi masalah mindset dan cara berpikir, ini yang paling menentukan. Ingat, hari ini tidak ada orang kaya begitu lahir, dia langsung kaya raya. Semua berjuang, kecuali jika orang tuanya sudah kaya raya. Tetapi masalah cara berpikir, ini memang harus dilatih, sahabat entrepreneur. Jadi, jangan punya mental meminta, itu nomor satu.

Tips yang kedua, pastikan anda punya VALUE. Value itu maksudnya seperti apa? Contoh, anda bisa kenal dengan orang-orang yang statusnya lebih tinggi di tempat olahraga. Anda mungkin main bulu tangkis bersama, atau anda main futsal bersama. Atau anda main basket bersama. Bisa jadi anda berkenalan dengan orang-orang yang status sosialnya lebih tinggi daripada anda.

Kalau sudah olahraga ya jangan bicara bisnis, mereka tidak suka. Karena orang kaya, mereka juga punya masalah sendiri. Anda jangan berpikir bahwa orang-orang kaya
tidak punya masalah. Anda tonton video saya, bahwa “apa beda orang sukses dan orang
kaya?” Disitu yang membedakan ada 8 aspek kehidupan. Orang kaya itu cuma kaya di 1 aspek, yaitu finansial. Tapi belum tentu 7 aspek yang lain mereka kaya raya.

Belum tentu keluarga mereka bahagia, belumtentu rekreasi mereka ok, belum tentu waktu mereka cukup, anda silahkan tonton video ini. Siapa tahu setelah anda ber-networking dengan mereka, anda membangun hubungan dengan mereka, siapa tahu anda termasuk golongan orang yang menyenangkan? Seperti yang saya lihat di video
sebelumnya bisa anda tonton, “Bagaimana cara menjual apapun, kapanpun,
dan dimanapun”, bukankah saya disitu sudah membahas bahwa 83% penjualan itu terjadi karena orang itu senang dengan anda. Orang itu merasa cocok dengan anda.

Pastikan anda punya value seperti ini. Karena orang yang kaya sekalipun, orang yang statusnya lebih tinggi, mereka juga punya masalah sendiri. Tetapi ketika ngobrol dengan anda, mereka merasa cocok & nyaman. Siapa tahu dengan cocok dan nyaman, dia membagi kiat bisnisnya pada anda, dia mau berbagi kiat suksesnya dia bagaimana, dan
akhirnya anda bisa dealing dengan mereka.

Sahabat entrepreneur, 2 tips ini semoga bermanfaat, dan silahkan dipraktekkan. Bila anda mempunyai comment-comment yang positif, saya dengan senang hati membacanya, dan saya sangat berharap, ada banyak perubahan dari hidup anda setelah menonton video ini.

Sukses untuk anda, salam hebat luar biasa !!

Leave a Reply