Renungan CPN : Anda Adalah Siapa yang Anda Pikirkan

0
153

Renungan CPN : Anda Adalah Siapa yang Anda Pikirkan

Klik disini untuk melihat di YouTube

Sahabat entrepreneur, salam hebat luar biasa..!! Pada malam hari ini, kembali saya akan membuat sebuah renungan agar anda bisa memiliki mental dan mindset yang jauh lebih positif, jauh lebih baik, dan membangun pikiran bawah sadar anda agar anda bisa memiliki suatu kekuatan yang lebih teguh dan lebih handal di masa yang akan datang. Topik renungan saya kali ini adalah : “Anda Adalah Siapa yang Anda Pikirkan”.

Andai anda berpikir akan tewas, maka anda akan tewas. Bila anda berpikir anda takut, maka anda akan takut. Jika anda suka menang atau ingin menang, tetapi anda berpikir anda tidak bisa. Maka besar kemungkinan, anda tidak akan menang. Jika anda berpikir anda kalah, maka anda akan kalah. Karena di dunia ini telah kita temukan keberhasilan yang bermula dari niat manusia.

Semua tertanam dengan jelas, di dalam ingatannya. Jika anda berpikir anda tersisih, maka anda benar-benar tersisih. Anda harus berjiwa besar untuk maju. Anda harus yakin pada diri sendiri. Sebelum anda dapat memenangkan hadiah, perjuangan hidup tidak senantiasa terlihat. Kepada manusia yang kuat dan pantas, lambat laun, manusia yang menang adalah manusia yang berpikir bahwa dia bisa. Pembuat renungan dan puisi ini tidak mau disebutkan namanya. Anonim. Tapi apapun itu, renungan ini adalah sebuah renungan yang sangat bermanfaat bagi kita semua, sahabat entrepreneur.

Memang tidak semua orang tahu bahwa “anda adalah apa yang anda pikirkan”. Bila anda berpikir anda kalah, hampir 100% anda pasti akan kalah. Bila anda berpikir anda kecewa, dan anda memendam kekecewaan itu, anda menyimpan rapat-rapat kekecewaan itu, dan anda senantiasa hidup di dalam kekecewaan itu, maka besar kemungkinan anda adalah orang yang sensitif dan selalu baper (bawa perasaan) terhadap segala sesuatu. Bahkan, besar kemungkinan anda adalah orang yang kecenderungannya menjadi sulit memaafkan dan tidak bisa move on dari masa lalu anda.

Pikiran manusia itu seperti sebuah ‘gudang memori’ yang sangat besar.

Anda ingin mengisi ‘gudang’ itu dengan apa? Jika anda isi dengan ‘makanan busuk’, maka yang keluar adalah kata-kata busuk. Anda mau mengisinya dengan ‘bangkai’, maka yang keluar adalah ‘bau bangkai’. Baunya busuk. Ketika anda setiap hari bermasalah dengan cara bertutur kata, bermasalah dengan kehidupan anda, bermasalah dengan atasan anda, bermasalah dengan bawahan anda, bermasalah dengan guru anda, bermasalah dengan teman-teman anda, bermasalah dengan relasi anda, bahkan bermasalah dengan siapapun di dalam kehidupan sosial anda. Maka besar kemungkinan, ada yang salah dengan cara berpikir anda.

Mungkin, bisa jadi cara berpikir anda adalah cara berpikir yang selama ini salah. Anda mungkin tidak pernah menerima ‘sisi positif’ dari hidup anda. Anda mungkin memandang bahwa kehidupan ini adalah kehidupan yang penuh dengan penderitaan, penuh dengan rasa kecewa, penuh dengan ketidakpuasan, dan penuh dengan permasalahan. Sehingga anda menganggap hidup ini adalah sebuah penderitaan. Tetapi berbeda dengan jika anda mau mengubah cara berpikir anda. Sekalipun kondisi kehidupan anda tidak ideal. Kehidupan seperti yang tidak anda inginkan. Tetapi kalau anda mau mengubah cara berpikir, maka anda akan menjadi lebih baik. Kondisi memang mengecewakan.

Tetapi, saya memilih untuk hidup bahagia.

Dan saya memilih untuk tetap bersyukur. Saya tidak mau memilih untuk terbawa oleh perasaan. Saya memilih untuk mencari sesuatu yang lebih baik. Maka, anda punya pilihan untuk hidup lebih baik. Anda tidak mau terbawa oleh perasaan yang menuntun anda ke arah yang tidak jelas. Anda tidak mau terbawa perasaan ke arah yang membuat hidup anda lebih terjerumus.

Tetapi anda hari ini harus lebih berpikir. Bagaimana cara anda membawa hidup anda ke arah yang lebih baik, lebih positif, lebih optimis, lebih kuat, lebih bercahaya, lebih punya harapan, dan lebih membahagiakan? Andalah yang memiliki kekuatan tersebut. Meski kondisinya saat ini tidak seperti itu.

Ada juga orang yang berkata : “Ah, anda itu tidak mau menerima kenyataan”. Anda akan menerima kenyataan, jika anda berpikir itu adalah kenyataan. Tetapi kalau anda berpikir sebaliknya, bahwa ‘meskipun kenyataan seperti ini, tetapi saya tidak menerima kenyataan ini’. Saya percaya bahwa hidup saya bisa lebih baik. Bahkan, orang depresi saja bisa sembuh. Orang yang sedang dirundung kesedihan saja, dalam waktu singkat dia bisa memiliki hidup yang berbahagia. Dia tidak mau memilih untuk sedih. Tetapi dia memilih untuk bahagia. Meskipun kondisinya penuh dengan kesedihan.

“Karena anda adalah apa yang anda pikirkan”

Jika anda berpikir anda ‘mau’ bersedih, maka anda akan tetap sedih. Tetapi kalau anda berpikir anda bahagia, meskipun kondisinya sedih, maka anda tidak akan sedih. Karena anda memilih, berpikir untuk bahagia.

Banyak orang yang bangkrut. Banyak orang yang sedih karena kehilangan, banyak orang yang ditinggalkan pacarnya. Anda baru ditinggal pacar saja. Ada orang  yang ditinggal suaminya ketika anaknya masih di dalam kandungan. Tetapi dia hari ini bisa tegar. Memang ia sedih. Tetapi ia bisa memilih untuk bahagia, meskipun tidak lagi memiliki pasangan. Anda baru ditinggal pacar saja sudah mau bunuh diri. Lalu bagaimana dengan orang yang sudah punya suami, anak di dalam kandungan, tetapi suaminya sudah meninggalkan dia selama-lamanya? Apakah dia tidak jauh lebih sedih?

Come on.., anda adalah apa yang anda pikirkan. Diputusin pacar bukanlah akhir dari segalanya. Bisnis bangkrut bukanlah akhir dari segalanya. Hutang yang tidak bisa dibayar bukanlah akhir dari segalanya. Bisnis yang sepi bukanlah akhir dari segalanya. Tidak naik kelas bukanlah akhir dari segalanya. Come on.., para subscriber SB30 yang saya cintai. Hidup menderita itu tidak untuk selamanya. Justru hal itu adalah otot untuk anda supaya bisa menjadi lebih kuat dan tangguh.

“Karena anda adalah apa yang anda pikirkan”

Bila anda hari ini berpikir anda kuat, maka anda akan menjadi kuat. Meskipun anda dalam kondisi lemah dan sedih. Bila anda hari ini berpikir anda optimis, maka optimislah. Kondisi memang tidak mengizinkan anda untuk optimis. Tetapi anda tetap melihat cahaya di tengah kegelapan. Banyak orang di dalam cahaya yang terang, ia justru masih melihat kegelapan. Maka, selamanya hidup anda berada di kegelapan.

Tetapi kalau anda masih melihat sepercik cahaya di tengah kegelapan, niscaya keputusasaan itu akan berakhir menjadi sebuah ‘asa kecil’. Tetapi asa inilah yang akan membangkitkan semangat anda. Ingat, rumah yang terbakar itu bermula dari sebuah titik api kecil. Tetapi ia bisa membumihanguskan sebuah rumah. Selama anda masih punya setitik harapan, setitik asa, setitik cahaya, percayalah. Badai pasti berlalu. Jangan pernah menyerah. Karena anda adalah apa yang anda pikirkan. Jangan berpikir yang negatif. Berpikirlah yang positif.

Masukkan input yang positif. Kata-kata yang mendukung. Kata-kata yang memberikan harapan dan kata-kata yang menguatkan. Serta kata-kata yang memberikan sebuah ketenangan jiwa. Kata-kata yang dapat memulihkan jiwa anda yang saat ini sedang putus asa. Jiwa yang mungkin saat ini hampir menyerah. Berikanlah kata-kata penguatan. Dan percayalah, doa anda akan dikabulkan. Karena isi dari doa anda adalah doa penuh pengharapan. Doa yang penuh dengan rasa optimisme. Doa yang percaya bahwa badai pasti berlalu. Dan doa yang percaya bahwa anda adalah apa yang anda pikirkan.

Jika anda berpikir bisa, anda pasti bisa..!

Jangan berpikir sebaliknya. Meskipun kondisi sudah tidak memungkinkan, tetapi selama anda berpikir ‘anda bisa’, maka anda pasti bisa..!!

Sahabat entrepreneur, demikian renungan kali ini. Sebuah renungan hasil dari proses perjalanan hidup saya. Saya juga sering mengalami kondisi tidak ideal, kondisi kecewa, kondisi putus asa. Tetapi, saya memilih untuk tidak menyerah. Saya memilih untuk bertahan. Dan saya memilih untuk terus berjuang sehingga saya menjadi pribadi yang lebih optimis. Jika saya bisa, maka anda semua juga pasti bisa.

Sekian renungan kali ini, sahabat entrepreneur. Semoga hidup anda jauh lebih baik, jauh lebih luar biasa, karena anda adalah apa yang anda pikirkan. Demikian, sahabat entrepreneur. Sukses untuk anda, salam hebat luar biasa..!!

Kali ini, kembali saya akan membuat sebuah renungan agar anda bisa memiliki mental dan mindset yang jauh lebih positif.

Kali ini, kembali saya akan membuat sebuah renungan agar anda bisa memiliki mental dan mindset yang jauh lebih positif.

Kali ini, kembali saya akan membuat sebuah renungan agar anda bisa memiliki mental dan mindset yang jauh lebih positif. Sebuah renungan yang merupakan hasil dari proses perjalanan hidup saya. Topik renungan saya kali ini adalah : “Anda Adalah Siapa yang Anda Pikirkan”. Semoga setelah mendengarkan renungan ini, hidup anda jauh lebih baik dan jauh lebih luar biasa. Karena anda adalah apa yang anda pikirkan.

Leave a Reply