4 Manfaat Bersedekah yang Orang Miskin Tidak Tahu

0
284

SB30 – Sahabat entrepreneur, salam hebat luar biasa! Selamat datang di channel Success Before 30. Kali ini saya akan kembali membahas topik tentang sedekah.  

Sadarkah anda bahwa di Indonesia ini ada dua jenis kaum? Kaum yang pertama itu suka bersedekah, sedangkan kaum yang kedua itu suka diberi sedekah.

Jadi, anda termasuk tipe yang mana? Suka bersedekah atau diberi sedekah? Kalau penonton setia channel SB30 pastinya tipe orang yang suka bersedekah. Kalau penonton channel lain, mungkin tipe yang suka berharap ada give away.

Pada kesempatan kali ini, saya ingin menggarisbawahi bahwa ada “4 Manfaat Bersedekah yang Orang Miskin Tidak Tahu”. Sahabat SB30, tentunya saya mengambil 4 poin ini dari buku saya ‘Badai Pasti Berlalu’. Saya bisa keluar dari ‘badai’ tersebut karena suka maupun tidak suka, kita harus melakukan 5B.

5B itu adalah : Bersyukur, Beramal, Berdoa, Berserah dan Bertindak. Salah satu ‘B’ yang paling penting adalah Beramal alias Bersedekah.

Bicara tentang bersedekah, 4 poin berikut ini saya kutip dari buku saya ‘Badai Pasti Berlalu’ halaman 103 tentang keseimbangan.

Jika hidup anda tidak balance, misalkan anda memiliki masalah keuangan. atau mungkin anda punya masalah dengan pasangan, punya masalah dengan keluarga, punya masalah dengan relasi atau siapapun itu, kemungkinan besar karena hidup anda tidak balance.

Disini saya akan mengajarkan anda tentang 4 manfaat bersedekah agar hidup anda balance. Jadi, apa saja sih 4 manfaat bersedekah?

1. Mengaktifkan sinyal penghargaan di otak

Manfaat yang pertama adalah mengaktifkan sinyal penghargaan di otak. Maksudnya apa? Studi menunjukkan bahwa kegiatan beramal dapat menciptakan hormon dopamin yang mana menyebabkan perasaan anda menjadi bahagia dan penghargaan terhadap diri anda sendiri.

Dengan anda merespon hormon dopamin tersebut, maka secara tidak langsung anda mengajarkan diri anda bahwa jika anda ingin menerima sesuatu, maka anda sendiri harus memberi sesuatu.

Percayalah bahwa ketika kita berbagi, maka juga akan meningkatkan hormon endorfin pada diri kita. Kita akan merasakan bahwa perasaan kita jauh lebih baik.

Ketika kita melihat tetesan air mata orang lain yang merasa terharu, tentunya hal ini akan membuat perasaan anda menjadi jauh berbeda dari sebelumnya.

 

2. Meningkatkan kepuasan hidup

Kemudian manfaat yang kedua adalah meningkatkan kepuasan hidup. Sebuah studi di Jerman menunjukkan bahwa orang yang memberikan lebih banyak kepada orang lain akan memiliki kepuasan hidup yang lebih besar daripada orang yang tidak suka memberi.

Percaya pada saya, orang yang memiliki yayasan itu pada dasarnya memang orangyang senang berbagi. Dan mereka memahami cara kerja hukum alam. Yaitu apabila anda ingin menerima, maka anda harus berbagi.

Apa jadinya jika anda hanya bisa makan, namun tidak bisa buang air besar?

Maka tubuh anda pasti sakit. Itulah sebabnya, harus ada keseimbangan. Bisa makan, harus bisa keluar juga. Begitu pula dengan rezeki. Jika rezeki tersebut hanya masuk namun anda tidak pernah bersedekah, maka rezeki anda tidak akan balance.

 

3. Orang yang gemar bersedekah merasa lebih bahagia dan bersyukur

Lalu manfaat yang ketiga adalah orang yang gemar bersedekah merasa lebih bahagia dan bersyukur. Wahai anda para mental miskin, ketika anda diberi sedekah oleh orang lain terus, disantuni terus, dinafkahi terus, anda jangan merasa bahagia dulu.

Karena sesungguhnya, seumur hidup anda itu hanya memiliki mental peminta. Anda menjadi orang yang memiliki mental mengandalkan rezeki orang lain terus. Anda maunya dinafkahi terus, dan anda selalu berharap belas kasihan dari orang lain.

Jenis orang seperti ini memang terlihat bahagia, namun sebenarnya justru orang yang memberi itulah yang hidupnya lebih bahagia. Jika anda memiliki mental peminta, itu artinya anda tidak cocok menonton channel Success Before 30. Yang ada anda justru menjadi peminta-minta sebelum usia 30.

Bersedekah itu dapat membuat kita lebih bahagia dan bersyukur.

Saya juga pernah membahas hal ini di buku Badai Pasti Berlalu : Jangan menunggu kaya untuk bersedekah. Namun bersedekahlah agar anda cepat kaya. Jangan menunggu terinspirasi baru menulis. Namun menulislah dahulu, sehingga anda akan mendapatkan inspirasi.

Jangan gara-gara AdSense baru anda membuat konten. Namun buatlah konten dahulu, maka AdSense pasti akan datang.

Saya sendiri tidak memusingkan AdSense karena kalau dibilang YouTuber tidak juga, tapi saya sendiri membuat konten motivasi di YouTube meski tujuannya bukan untuk mendapatkan AdSense. Namun murni karena saya suka berbagi ilmu saja. Jadi, bisa dikatakan saya hanya ingin bersedekah ilmu.

 

4. Mengurangi tingkat stress

Kemudian manfaat yang keempat adalah mengurangi tingkat stress. Trust me, orang yang suka bersedekah itu tingkat stressnya pasti berkurang.

Studi juga menyatakan bahwa orang yang aktif dalam kegiatan amal memiliki tingkat stress yang rendah jika dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah beramal atau bersedekah sekalipun. Mereka adalah jenis orang yang menumpuk kekayaan untuk dirinya sendiri. Kikirnya minta ampun, pelitnya minta ampun.

Jenis orang seperti ini adalah mereka yang seumur hidupnya tidak bahagia sama sekali. Karena yang ia pikirkan hanyalah takut kehilangan uang, takut kehilangan harta dan segala-galanya. Orang yang takut kehilangan semua itu justru di akhir hidupnya akan menjadi orang yang sangat menderita.

Kita akan menjadi orang yang paling bahagia apabila ketika kita meninggal nanti wajah kita tampak tersenyum. Maka, kita dapat meninggalkan dunia ini dengan tenang. Orang yang meninggal dengan cara seperti itu adalah orang yang sudah tak punya beban lagi di dunia. Dan orang yang gemar bersedekah juga termasuk dalam golongan orang seperti ini.

Jadi, apakah anda ingin punya mental disantuni terus atau dinafkahi terus? Maka lebih baik, tinggalkan channel ini sekarang juga.

Sahabat entrepreneur, demikian pembahasan saya kali ini, dan nantikan konten saya berikutnya. Semoga topik kali ini bisa menginspirasi anda dan bermanfaat untuk anda.

Silahkan anda share pada teman-teman anda. Mungkin mereka tidak mendapatkan pelajaran ini dari orang tuanya, namun mereka justru mendapatkannya dari channel ini. Untuk lebih lengkapnya, anda bisa baca di buku saya ‘Success Before 30’.

Semoga video kali bermanfaat. Sukses selalu, dan salam hebat luar biasa!!

 

 

Mau Dapat Update Exclusive dari SuccessBefore30 Lainnya di Email Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here