5 Pertanda Kedewasaan yang Harus Kamu Miliki di Usia 22 Tahun

0
6

Sahabat entrepreneur, salam hebat luar biasa!! Selamat datang di channel Success Before 30, channel yang konsisten memberikan edukasi serta motivasi untuk dunia bisnis dan kehidupan. 

Sahabat entrepreneur, ada berapa banyak generasi anak muda zaman sekarang yang “sangat tidak dewasa”?

Saya perhatikan di kolom comment, mereka itu sangat tidak dewasa. Itulah sebabnya topik yang akan saya bahas kali ini adalah tentang : “5 Pertanda Kedewasaan yang Harus Kamu Miliki di Usia 22 Tahun”.  

Anda bisa disebut dewasa jika anda sudah berusia 22 tahun, dan anda sudah memiliki 5 pertanda kuat berikut ini.

Sahabat entrepreneur, tentunya kelima pertanda ini hanya dimiliki oleh orang-orang yang benar-benar sudah dewasa. Banyak orang yang walaupun sudah berusia 29 tahun, tetepi mereka itu belum dewasa. Sedangkan, ada orang yang masih berusia 19 tahun, tetapi dia sudah sangat dewasa. Intinya, semua itu tergantung pada diri kita sendiri. Semua itu tergantung pada daya serap dan daya tangkap. Begitu juga dengan video yang ditonton, buku yang dibaca, serta channel yang dilihat oleh kalangan anak muda tersebut.

Apa sajakah 5 pertanda kedewasaan yang harus kamu miliki di usia 22 tahun?

Jadi, pertanda yang pertama adalah anda lebih mudah memaafkan.

Karena begini.. Orang yang sudah dewasa adalah orang yang cenderung lebih suka mengalah. Dia tidak mau menang sendiri. Orang yang maunya menang sendiri itu adalah pertanda bahwa anda itu belum dewasa. Anda hanya ingin dimengerti. Anda hanya ingin dipahami. Parahnya lagi, anda maunya dijemput terus. Anda maunya ditraktir terus. Itu artinya, anda adalah tipikal orang yang belum dewasa. Jadi, anda harus mengubah sikap ini.

Kemudian, pertanda yang kedua adalah anda tidak mudah menghakimi orang lain.

Ketika hari ini mendapatkan masalah, anda cenderung melihat masalah tersebut dari pandangan secara global. Anda tidak melihat masalah tersebut hanya dari satu sisi. Misalkan hari ini anda melihat teman anda sedang marah pada anda. Anda juga ikutan marah. Anda merasa emosi anda juga ikut meledak-ledak. Anda merasa harus meladeni amarah tersebut. Dan lucunya, teman anda itu justru memancing dengan kata-kata : “Kenapa? Apa kamu itu penakut?”. Beberapa detik kemudian, emosi anda langsung tersulut.

Ini adalah pertanda bahwa anda itu belum dewasa. Coba kita telaah, mengapa seseorang itu bisa menjadi pemarah? Bisa jadi, orang tuanya di rumah sedang sakit. Atau bisa jadi dia habis mendapatkan kabar bahwa neneknya di rumah sedang mendapat musibah, sehingga di dalam satu rumah tersebut kondisi moodnya sedang tidak enak semua. Bisa jadi orang tuanya baru saja di’PHK. Atau bisa jadi kondisi ekonomi keluarganya sedang tidak baik. a tau mungkin orang tuanya di rumah habis memarahinya, sehingga dia bawaannya ingin melampiaskan emosi kepada teman-temannya.

Oleh sebab itu, hal ini menandakan bahwa anda adalah tipikal orang yang belum dewasa. Jika anda sudah benar-benar dewasa, anda akan lebih mudah memahami situasi dan juga tidak mudah menghakimi orang lain.

Lalu, pertanda yang ketiga adalah anda menerima sakit hati dengan lapang dada.

Jadi ketika orang yang tidak dewasa itu memendam sakit hatinya, maka akhirnya dia sendiri yang sakit. Ketika anda menerima sakit hati tersebut dengan keikhlasan dan menganggap musibah yang menimpa anda itu memang harus anda lewati, saya yakin anda akan menjadi orang yang lebih dewasa.

Kemudian, pertanda yang keempat adalah anda menghargai perbedaan.

 Orang yang suka memaksakan kehendaknya adalah orang yang tidak dewasa. Orang yang menganggap dirinya itu paling tahu segalanya adalah orang yang tidak dewasa. Bisa dikatakan, anda itu ‘mainnya kurang jauh’.

Misalkan anda saat ini sedang berada di sebuah kecamatan, dimana pada kecamatan tersebut adalah tempat tinggal orang-orang dari sebuah suku dan agama tertentu. Dan ternyata, pola pikir anda itu tidak jauh berbeda dengan pola pikir suku dan agama tersebut.

Coba sesekali anda bepergian atau merantau ke daerah lain. Anda pindah ke ibukota atau ke Surabaya. Disana anda akan menemukan berbagai macam perbedaan suku, agama dan ras. Atau mungkin, coba sesekali anda bepergian ke luar negeri. Misalkan anda ke Singapore. Di Singapore itu ketika anda bertanya, “what is your religion?”, itu termasuk pertanyaan yang tidak sopan.

Namun jika di Indonesia anda bertanya“Apakah agama anda?”, pertanyaan itu rasanya biasa saja. Padahal menurut saya, itu adalah masalah pribadi yang tidak patut ditanyakan. Ketika anda memiliki kultur atau agama yang berbeda, disitulah anda akan belajar tentang kedewasaan. Jika selama ini anda hanya mempelajari masalah ketidakberagaman, itu artinya anda termasuk orang yang tidak memiliki wawasan yang luas. Dan itu artinya, anda belum cukup dewasa.

Kemudian, pertanda yang kelima adalah anda lebih memilih diam daripada megnurusi perselisihan yang tidak jelas.

Anda merasa lebih baik mengalah. Anda lebih memilih diam. Diam itu bukan berarti anda penakut. Diam itu bukan berarti anda kalah. Dan diam itu bukan berarti anda menjadi orang yang tidak mampu mengatasi masalah tersebut. Akan tetapi, anda lebih memilih diam karena anda tidak mau membuat masalah tersebut menjadi lebih runyam.

Anda memilih diam karena anda tidak mau memperkeruh masalah. Anda memilih diam karena anda ingin menjadi orang yang mau mengalah. Diam itu artinya anda mendinginkan suasana. Diam itu artinya anda tidak mau perbedaan itu menjadi semakin kontras. Anda memilih diam karena anda merasa lebih baik masalah ini segera selesai.

Itu semua adalah pertanda bahwa anda sudah dewasa. Coba kita bayangkan, ada berapa banyak orang yang sudah berusia 30-40, tetapi pemikiran mereka belum dewasa? Banyak ‘kan? Tetapi anda di usia 22 tahun sudah bisa melakukan kelima hal tersebut. Itu artinya, anda adalah orang yang dewasa.

Demikian sahabat entrepreneur sharing saya kali ini. Selamat menerapkan kelima poin di atas, niscaya anda akan menjadi pribadi yang lebih matang, lebih dewasa, dan lebih bijak di mata masyarakat. Saya harap edukasi ini bermanfaat untuk anda.

Semoga apa yang saya jelaskan dapat anda pahami, dan sukses selalu untuk anda semua para sahabat SB30. Jangan lupa klik subscribe, dan jangan lupa loncengnya diaktifkan. Salam hebat luar biasa..!!

Mau Dapat Update Exclusive dari SuccessBefore30 Lainnya di Email Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here