Secret Of Millionaire Mind by T Harv Eker | Perlukah Baca Buku ini?

0
131

SB30 – Sahabat entrepreneur, salam hebat luar biasa! Jumpa lagi pada kesempatan kali ini, saya sudah lama tidak mereview buku. Kali ini saya akan mereview buku dari T Harv Eker yang berjudul “Secrets of The Millionaire Mind” atau rahasia mindset para miliuner.

Buku ini sudah saya rangkum di halaman 28 dalam buku Success before 30 sebanyak 5 halaman, sehingga anda tidak perlu membeli buku tersebut karena isinya kurang lebih lama.

Sahabat SB30, intisari dari buku ini ada 17 poin yang seakan menggedor cara berpikir anda. Jadi bagi anda yang tidak kuat membacanya silahkan skip, karena ada banyak sekali hal yang mungkin bertentangan dengan cara berpikir anda. Bahkan mungkin sebagian dari anda bisa tersinggung atau bahkan merasa terintimidasi.

Jadi, yang akan saya bahas disini adalah tentang cara berpikir orang-orang sukses dan miliarder.

1. Orang sukses percaya dan bertanggung jawab pada dirinya sendiri

Jadi, yang pertama adalah orang sukses percaya dan bertanggung jawab pada dirinya sendiri. Apabila anda diberikan tugas dan tanggung jawab namun anda tidak mampu menyelesaikannya, anda justru melemparkan tugas itu pada orang lain. Lalu anda menyalahkan orang lain, menyalahkan pemerintah, menyalahkan orang tua, menyalahkan adik, menyalahkan guru atau siapapun.

Jadi, itu bukanlah cara berpikir seorang miliarder. Seoarng miliarder itu ketika tahu dia salah, maka dia akan tanggung jawab karena dia tahu itu kesalahannya sendiri.

Itulah sebabnya, orang sukses percaya bahwa dirinya harus bertanggung jawab pada dirinya sendiri.

 

2. Orang sukses itu memegang kendali atas kondisi keuangannya

Lalu yang kedua adalah orang sukses itu memegang kendali atas kondisi keuangannya. Ketika ia menerima gaji, ia tahu bagaimana cara mengatur uangnya. Ia tidak akan membiarkan orang lain mengendalikan keuangannya.

Jadi, kendali keuangan itu harus ada di tangan anda, bukan di tangan orang lain. Setiap Rupiah yang keluar dari kas anda itu wajib anda ketahui, karena andalah yang mengontrol kondisi keuangan anda.

Orang-orang sukses itu bukannya tidak pernah gagal, melainkan mere3ka sendiri juga pernah mengalami bagaimana rasanya dari uang 50 ribu Rupiah menjadi tinggal 10 ribu Rupiah.

“Memang sudah nasib saya begini. Memang saya sudah ditakdirkan miskin”.

Itu adalah kata-kata dari orang yang menyerah. Sedangkan T Harv Eker mengajarkan agar anda menjaga kondisi keuangan anda.

 

3. Orang sukses berkomitmen untuk menjadi kaya. Sedangkan orang gagal hanya ‘ingin kaya’

Kemudian yang ketiga adalah orang sukses berkomitmen untuk menjadi kaya. Sedangkan orang gagal hanya ‘ingin kaya’. Sekarang saya ingin tanya, siapa yang ingin kaya? Tentu semua orang ingin kaya.

Tapi siapa yang berkomitmen untuk kaya? Sangat sedikit sekali. Oleh sebab itu, komitmen untuk kaya adalah sebuah millionair mindset.

 

4. Orang sukses berpikir untuk sukses. Sedangkan orang gagal selalu berpikir sempit

Kemudian yang keempat adalah orang sukses berpikir untuk sukses. Sedangkan orang gagal selalu berpikir sempit. Orang sukses itu selalu mencari cara, sedangkan orang gagal selalu mencari alasan.

 

5. Orang sukses mencari jalan, Sedangkan orang gagal selalu mencari alasan

Kemudian yang kelima adalah orang sukses mencari jalan, Sedangkan orang gagal selalu mencari alasan.

 

6. Orang sukses selalu mengagumi kesuksesan orang lain. Sedangkan orang gagal selalu iri ketika melihat kesuksesan orang lain

Kemudian yang keenam adalah orang sukses selalu mengagumi kesuksesan orang lain. Sedangkan orang gagal selalu iri ketika melihat kesuksesan orang lain. Jadi apabila anda memiliki panutan, anda akan merasa kagum dan ingin menjadi seperti orang tersebut namun dengan versi anda sendiri, bukan meniru orang tersebut.

 

7. Orang sukses selalu berkumpul atau berkomunitas dengan orang sukses

Kemudian yang ketujuh adalah orang sukses selalu berkumpul atau berkomunitas dengan orang sukses. Itulah sebabnya saya selalu menanamkan tentang mindset, alat dan mentor. Yang dimaksud alat disini salah satunya adalah komunitas. Dan contohnya adalah Komunitas YES. Fungsi dari komunitas adalah mengajarkan anda untuk dapat berbaur dengan orang-orang yang ingin berhasil.

 

8. Orang sukses selalu tahu bagaimana cara mempromosikan diri dan berjualan

Kemudian yang kedelapan adalah orang sukses selalu tahu bagaimana cara mempromosikan diri dan berjualan. Karena tidak ada orang sukses yang tidak tahu caranya berjualan.

Semuanya pasti mempelajari bagaimana cara promosi dan berjualan. Dengan demikian, ia bahkan bisa mengubah sampah menjadi uang. Selengkapnya bisa anda baca di buku Success Before 30.

 

9. Orang sukses selalu ‘lebih besar’ dari masalah

Kemudian yang kesembilan adalah orang sukses selalu‘lebih besar’ dari masalah, bukan lebih kecil dari masalah. Jadi ketika ada masalah besar, maka dia tidak akan merasa takut. Seperti kisahnya  Tenzing Norgay. Tenzing Norgay adalah pendaki pertama mount Everest dan mengalami kegagalan. Ia bahkan kehilangan Sherpa-Sherpa’nya.

Sherpa adalah pemandu yang menaiki gunung bersamanya kala itu. Naas, para Sherpa tersebut justru meninggal sehingga ia gagal menaklukkan gunung tersebut.

Namun pada suatu hari, ia berada di sebuah mimbar dan berkumpul bersama orang-orang. Di balik mimbar tersebut adalah gunung Everest.

Saat itu ia mengatakan, “Kali ini saya memang gagal menaklukkan gunung Everest. Akan tetapi, gunung Everest tidak akan bisa lebih tinggi. Namun saya yang akan lebih tinggi lagi. Saya akan lebih baik dan lebih hebat dari tahun kemarin”.

Akhirnya, Tenzing Norgay berhasil menjadi orang pertama yang menaklukkan gunung Everest. Itu adalah kisah yang luar biasa. Saya sangat kagum dengan kisah beliau.

 

10. Orang sukses bisa menerima masukan dari orang lain

Kemudian yang kesepuluh adalah orang sukses bisa menerima masukan dari orang lain karena mereka adalah pendengar yang baik. Ia tidak kebal dengan kritikan. Ia siap dikritik agar dirinya bisa semakin maju.

 

11. Orang sukses dibayar berdasarkan omzet penjualan

Kemudian yang kesebelas adalah orang sukses dibayar berdasarkan omzet penjualan. Dan mereka mau dibayar berdasarkan prestasi mereka. Jika tidak memiliki prestasi, mereka tidak siap dibayar.

Sedangkan orang gagal, belum kerja apapun sudah menodong, “bayaran gue berapa?”. Memangnya siapa yang mau mempekerjakan elu?

 

12. Orang sukses selalu berpikir win-win solution

Kemudian yang kedua belas adalah orang sukses selalu berpikir win-win solution. Anda untung, saya juga untung. Jadi, tidak ada pihak yang dirugikan. Semuanya sama-sama maju. Begitulah mindset orang yang sukses.

 

13. Orang sukses selalu membangun aset

Kemudian yang ketiga belas adalah orang sukses selalu membangun aset, dan aset itulah yang memberikan dia penghasilan. Sedangkan orang gagal, ia hanya bekerja mencari uang seumur hidupnya. Namun aset pun tak punya.

 

14. Orang sukses selalu bisa menyimpan uang yang ia hasilkan

Kemudian yang keempat belas adalah orang sukses selalu bisa menyimpan uang yang ia hasilkan. Disini saya hanya menyampaikan poinnya saja. Karena apabila dijelaskan secara lebih rinci, maka pembahasan satu topik saja bisa menghabiskan 1 jam. Untuk lebih lengkapnya, anda bisa membaca buku Success Before 30.

Buku ini merupakan rangkuman dari buku karya T Harv Eker. Dengan demikian, anda akan memahami bagaimana kekuatan dari millionaire mindset.

Jadi intinya, orang sukses selalu bisa menyimpan uang yang ia hasilkan. Sedangkan orang gagal selalu menghabiskan uang yang ia dapatkan. Disitulah letak perbedaannya. Orang sukses itu bisa menabung, menabung dan menabung.

 

15. Orang sukses selalu bisa membuat uang bekerja untuknya

Kemudian yang kelima belas adalah orang sukses selalu bisa membuat uang bekerja untuknya. Sedangkan orang gagal selalu bekerja mencari uang.

 

16. Orang sukses bisa mengatasi ketakutannya

Kemudian yang keenam belas adalah orang sukses bisa mengatasi ketakutannya. Sedangkan orang gagal dikalahkan oleh  rasa takut.

 

17. Orang sukses selalu haus akan ilmu

Kemudian yang ketujuh belas adalah orang sukses selalu haus akan ilmu. Ia mau maju, ia mau belajar dari orang lain. Sedangkan orang gagal? Baca buku aja malas. Padahal buku ini harganya hanya 190 ribu, sama dengan harga dua kali anda makan di mall. Padahal, minggu depannya lagi anda mungkin sudah lupa. Bahkan keesokan harinya makanan tersebut juga anda ‘buang’, tidak jadi apa-apa, hanya menjadi kotoran.

Namun jika uang 190 ribu tersebut anda investasikan untuk buku ini yang bisa dikatakan hanya sekali seumur hidup, lalu anda tanamkan di dalam mindset anda dengan membaca buku ini berulang-ulang. Maka, isi buku ini akan menjadi dasar pemikiran anda. Jika anda ingin versi lengkapnya dari video ini, silahkan baca buku ini.

Sahabat entrepreneur, demikian sharing saya kali ini. Untuk lebih lengkapnya, anda bisa baca di buku saya ‘Success Before 30’. Semoga video kali bermanfaat. Sukses selalu, dan salam hebat luar biasa!!

Mau Dapat Update Exclusive dari SuccessBefore30 Lainnya di Email Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here