Teknik Budgeting Extreme Orang Terkaya di Hongkong

0
655

SB30 – Sahabat entrepreneur, salam hebat luar biasa! Selamat datang kembali di channel Success Before 30 yang membahas tentang pengembangan diri, motivasi, edukasi finansial, level up podcast, business inspiring, serta konten vlog balancing life.

Pada kesempatan kali ini, saya akan kembali membahas tentang “teknik budgeting extreme orang terkaya di Hongkong”. Yakni bagaimana cara orang kaya mengatur uangnya.

Jadi, bagaimana cara ia mengelola keuangannya?

Ingat, mereka itu sebenarnya sudah mampu mengelola keuangannya, bahkan jauh sebelum mereka kaya raya. Dasarnya sudah saya bahas di buku Success Before 30, yaitu “apa bedanya orang kaya dan orang sukses” di halaman 45 serta kekuatan 5B di halaman 35.

Mereka konsisten melakukan itu melalui pedoman ini sejak mereka masih miskin, menjadi kaya dan menjadi super kaya raya.

1. Biaya hidup maksimal 30% dari penghasilan

Jadi yang pertama adalah biaya hidup maksimal 30% dari penghasilan. Contohnya gaji anda 2 juta, maka biaya hidup anda maksimal 600 ribu. Cukup tidak cukup ya anda harus bisa mengelolanya.

Begitu pula sebaliknya. Bahkan kalau bisa, jangan lebih dari 30%. Biaya hidup ini contohnya adalah untuk makan dan kebutuhan sehari-hari.

 

2. Biaya sosialisasi (silaturahmi, networking)

Lalu yang kedua adalah biaya sosialisasi (silaturahmi, networking). Mengapa orang kaya itu selalu membangun jejaring atau networking dengan orang-orang sukses?

Contoh dari biaya networking ini adalah seperti mentraktir orang, menambah wawasan, melobi orang penting, termasuk sedekah dan sebagainya itu juga termasuk biaya bersosialisasi. Dan budget yang harus anda siapkan maksimal hanya 20%. Itulah yang diajarkan oleh Li Ka-shing.

Kemudian juga berinvestasi pada edukasi. Ternyata seorang Li Ka-shing menginvestasikan 15% uangnya untuk belajar alias investasi leher ke atas. Yakni untuk belajar, membeli buku dan mengikuti seminar.

Karena seorang Li Ka-shing pun masih level belajar. Bayangkan, orang terkaya saja masih tetap mau belajar.

 

3. Biaya hiburan 10%

Dan yang ketiga adalah biaya hiburan sebesar 10%. Contohnya seperti jalan-jalan, shopping, beli HP baru, konsumtif dan sebagainya.

Akan tetapi, orang Indonesia itu kebanyakan kebalik. Biaya hiburannya saja bisa mencapai 90%. Ada uang hasil gajian tanggal 1, langsung makan di cafe, makan di resto blablabla. Akhirnya, sampai akhir bulan uangnya habis.

Dapat THR, langsung habis dalam waktu setengah bulan. Padahal, mendapatkan THR itu setahun sekali.

Mengapa bisa begitu? Karena biaya hiburannya sangat tinggi. Berbeda dengan Li Ka-shing yang biaya hiburannya hanya 10%.

 

4. Biaya investasi 25%

Kemudian yang terakhir adalah biaya investasi sebesar 25%. Investasi Li Ka-shing yang paling ekstrim adalah di saham, investasi emas alias logam mulia dan investasi properti. 3 cara menabung yang saya ajarkan juga bisa anda terapkan.

Li Ka-shing sendiri menyisihkan 25% uangnya untuk berinvestasi. Itulah sebabnya portofolio sahamnya naik, portofolio logam mulianya naik, dan portofolio propertinya juga naik.

Dan itulah sebabnya, mengapa orang kaya semakin kaya dan orang miskin semakin miskin. Karena orang kaya memiliki senjata yang dapat digunakan sewaktu-waktu, yakni dana cadangannya yang disisihkan per bulan.  

Seringkali kita itu justru menjadi kebalikannya. Kalau anda, berapa persen teknik budgeting anda?

Tentunya setiap orang berbeda-beda, namun mayoritas orang Indonesia itu biaya hiburannya justru jauh lebih besar. Entah itu biaya merokok, minum, dan lain-lain. Itulah sebabnya industri hiburan di Indonesia menjadi yang nomor satu.

Apakah boleh mencari hiburan? Tentu saja boleh.

Namun bagi Li Ka-shing, dana untuk hiburan itu cukup 10% karena selebihnya ia letakkan di investasi.

Selain itu, bagi dia hiburan itu justru merupakan hal-hal semacam edukasi. Beliau adalah raja properti Taipan, Hongkong. Bisa dikatakan beliau adalah raja sahamnya Hongkong juga.

Sahabat entrepreneur, demikian pembahasan saya terkait 4 tips berinvestasi di properti, dan nantikan konten saya berikutnya.

Semoga topik kali ini bisa menginspirasi anda dan bermanfaat untuk anda. Silahkan anda share pada teman-teman anda. Tentunya, ada banyak orang yang dapat terbantu melalui edukasi sedehana seperti ini. Mungkin mereka tidak mendapatkan pelajaran ini dari orang tuanya, namun mereka justru mendapatkannya dari channel ini. Untuk lebih lengkapnya, anda bisa baca di buku saya ‘Success Before 30’.

Semoga video kali bermanfaat. Sukses selalu, dan salam hebat luar biasa!!

 

Mau Dapat Update Exclusive dari SuccessBefore30 Lainnya di Email Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here