Waspada !!! Pada Tahun 2030 Banyak PERUSAHAAN BESAR Akan TUMBANG !!!

0
3

<iframe width=”560″ height=”315″ src=”https://www.youtube.com/embed/wC1ZgOiQ1wE” frameborder=”0″ allow=”accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture” allowfullscreen></iframe>

Klik disini untuk melihat videonya

Sahabat SB30 dimanapun anda berada, selalu salam hebat luar biasa..!! Seperti yang kita ketahui, bahwa salah satu video Success Before 30 dengan view terbanyak adalah “3 Cara Menabung”. Disitu saya sudah mengajarkan bagaimana anda bekerja seumur hidup, jangan sampai tidak punya aset. Tabungan yang saya ajarkan disitu adalah menabung saham, menabung properti dan juga menabung logam mulia.

Tetapi pada 2 tahun belakangan, kita tahu ada satu tabungan baru yang bisa mengguncang dunia. Salah satunya adalah menabung aset digital atau digital asset. Saya sangat yakin jika anda bisa tahu peluang dari tabungan tersebut, anda bisa menjadi salah satu kontributor di dalam digital asset tersebut. Yang sangat saya rekomendasikan adalah digital asset HARA.

Tetapi, anda pasti mau tahu bagaimana skema kerjanya, cara kerjanya dan sebagainya. Saya  tidak bisa bongkar disini. Anda harus lihat informasi selengkapnya di web seminar yang sudah saya berikan seperti pada link berikut ini. Silahkan di’klik, silahkan ditonton, dan selamat punya aset digital berikutnya. Salam hebat luar biasa..!!

Sahabat entrepreneur, salam hebat luar biasa..!! Edisi kali ini adalah edisi tahun baru di 2019. Tentunya dengan warna-warna yang lebih keren dan tahun 2018 kita akhiri dengan pencapaian yang luar biasa. Yaitu pencapaian satu juta subscriber, bahkan ditutup dengan satu juta seratus ribu subscriber, yeah..!

Mari kita target di tahun 2019 channel YouTube Success Before 30 akan semakin luar biasa di tahun 2019. Dan semoga mencapai subscriber yang sangat luar biasa banyak. Tulis di kolom comment ya, mau mencapai subscriber berapa di tahun 2019, para sahabat SB30?

Oke, kali ini judulnya agak sedikit ‘serem’. Tetapi judulnya benar-benar bukan clickbait dan bukan rekayasa. Tetapi, ini pasti akan benar-benar terjadi.

Yaitu “Pada Tahun 2030 Banyak Perusahaan Besar yang Akan Tumbang!!”.

Jadi sebetulnya, ini bukanlah judul yang ‘serem’. Tetapi memang fakta. Karena jujur, hanya orang-orang yang pernah hidup di era tahun 90’an yang pernah merasakan pemahaman ini. Jujur, karena saya sendiri sudah berusia kepala empat. Saya pernah hidup di era 90’an. Di era 90’an itu saya hidup sebagai mahasiswa. Dan saya tahu, di kolom comment subscriber saya ini banyak yang di era 90’an lahir aja belum.

Jadi, tentu anda tidak tahu. Mungkin anda hanya tahu dari versi orang tua anda saja. Saya juga melihat banyak perusahaan-perusahaan besar di tahun 90’an yang akhirnya di tahun 2000 sudah tidak terlihat lagi. Tumbang. Dan banyak perusahaan besar di era tahun 80’an, di tahun ’90 akhir sudah tidak kelihatan lagi.

Jadi sebetulnya, judul ini bukan judul yang aneh, menurut saya. Karena perusahaan yang besar di era tahun 2018 atau 2019 ini, mengapa 10 tahun ke depan perusahaan tersebut bisa hilang?

Sebenarnya, itu bukan hal yang aneh. Karena saya sudah melihat banyak fenomena di era tahun 90’an.

Karena saya melihat dengan mata kepala saya sendiri. Jujur. Kita tidak usah mikir berat, contohnya kita lihat NOKIA saja. NOKIA itu sangat hebat di tahun ’90 awal sampai menuju ke tahun 2000. Dan akhirnya, hilang begitu saja. Padahal perusahaan itu  tidak kurang hebat.

Kita lihat di awal tahun 80’an ada perusahaan KODAK. Anda tahu, KODAK itu adalah perusahaan film. FUJI film, contohnya. Sepertinya hampir semua kamera di zaman dulu pakai film KODAK. Tetapi, film itu populer di tahun 80’an. Dan perusahaan itu besar, karena semua kamera foto pada waktu itu harus memakai film KODAK. Tetapi pada akhirnya, di tahun 2000’an juga sudah hilang.

Mengapa? Jawabannya sederhana. Anda yang sudah hidup di tahun 2018. Anda akan sadar bahwa sebetulnya perusahaan-perusahaan itu tidak beradaptasi dengan zaman sekarang. Itu saja sesuatu yang harus kita pahami.

Saya bukan bermaksud menakut-nakuti ketika mengatakan di tahun 2030 itu banyak perusahaan yang akan tumbang. Tetapi karena saya sudah melihat dengan mata kepala saya sendiri bahwa banyak perusahaan di tahun 80’an dan 90’an tumbang. Perusahaan di tahun 90’an, di tahun 2000 tumbang. perusahaan di tahun 2000’an, 10 tahun kemudian tumbang. Mengapa? Padahal itu adalah perusahaan besar.

Ciri-ciri perusahaan tersebut ada tiga.

Perusahaan itu akan tumbang jika anda tidak segera mengikuti 3 kriteria ini.

Yang pertama adalah perusahaan itu tidak memiliki kemampuan teknologi.

Suka tidak suka, teknologi itu sudah menjadi bagian dari hidup manusia. Suka tidak suka.

Sekarang saya bertanya, waktu anda selama 4-5 jam itu anda gunakan untuk apa? Pasti digunakan untuk smartphone ‘kan? Tidak peduli berapapun usia anda. Mau anak kecil sampai kakek-kakek pun begitu. Kakek-kakek zaman sekarang yang usianya sudah 50-60 tahun, sepertinya juga sudah tidak asing menggunakan WhatsApp. Karena kakek-kakek di zaman sekarang pun sudah tidak ada yang pakai telepon rumah. Hampir bisa dikatakan sangat jarang.

Jadi anda suka atau tidak suka, teknologi itu sudah menjadi bagian dari hidup kita. Ia tidak bisa dipisahkan dari kehidupan kita. Sedangkan apabila perusahaan anda tidak segera adapatasi ke bidang teknologi, maka perusahaan anda yang akan punah  berikutnya. Perusahaan anda yang akan hilang berikutnya.

Ini merupakan suatu warning yang penting. Karena apabila perusahaan anda tidak ada di social media, tidak ada di Google, tidak muncul di Instagram, tidak muncul di YouTube, tidak muncul di Facebook, tidak muncul di website, maka perusahaan anda akan hilang. Dan yang saya maksud itu bukan sekedar ‘ada’ di social media. tetapi ‘ada yang mengerjakan’. Itulah perusahaan teknologi.

Saya tidak menyuruh perusahaan anda beralih menjadi perusahaan teknologi. Tidak. Tetapi, perusahaan anda itu harus mengerti teknologi. Itu poin yang utama. Jika tidak mengerti teknologi, maka perusahaan anda tidak akan ditemukan oleh generasi yang akan datang. Customer anda hanya orang-orang tua. Customer anda hanya orang-orang yang sudah lanjut usia. Dan orang lanjut usia, cepat atau lambat mereka akan meninggal. Dan akhirnya, anda akan kehilangan customer. Anda tidak bisa mengambil customer dengan usia lebih muda. Cukup jelas ya..

Itu yang pertama. Ciri-ciri yang kedua, usia karyawan rata-rata saat ini sudah 40 tahun ke atas.

Sekarang coba anda cek. Di perusahaan anda itu rata-rata karyawannya sudah 40 tahun ke atas atau tidak? Usia 40 ke atas adalah mereka yang masuk golongan generasi X dan baby boomers. Itu yang anda harus tahu. Generasi X paling akhir itu kelahiran tahun 1980. Sekarang usia mereka ketika video ini dibuat, mungkin usianya sudah 39-40 tahun. Artinya, rata-rata karyawan perusahaan anda itu sudah 40 tahun ke atas.

Bukan berarti saya mengatakan bahwa usia 40 tahun ke atas itu tidak berguna. Tidak. Tetapi, kecepatan mereka dalam mengerti teknologi jelas jauh lebih lambat daripada mereka yang sekarang usianya masih belasan tahun. Jadi, karyawan perusahaan anda itu harus rata-rata yang masih fresh graduate, yang usianya di atas 17 sampai 25 tahun. Itulah yang akan membuat company anda survive. Karena mereka yang paling mengerti karakteristik dan habit orang-orang di generasi zaman now.

Sedangkan orang berusia 40 tahun ke atas seperti saya, bahasa yang dimengerti adalah bahasa yang hanya saya mengerti. Karena saya memiliki bahasa yang hanya dimiliki oleh orang berusia 40 tahun ke atas. Dan anda belum tentu mengerti. Karena saya hidup di era itu.

Jadi terus terang, di video ini saya juga mengakui bahwa saya tidak muda lagi. Tetapi, saya dengan happy’nya mengatakan bahwa anda tidak bisa mengerti bahasa di generasi saya. Karena hanya saya yang mengerti istilah-istilah, kata-kata, kalimat, joke atau lelucon itu hanya bisa dimengerti oleh kami yang berusia 40 tahun ke atas.

Jadi apabila karyawan di perusahaan anda atau tim di organisasi anda rata-rata berusia 40 tahun ke atas, maka perusahaan anda dalam keadaan DANGER. Dalam keadaan berbahaya. Jadi, anda harus segera merombak. Anda juga harus segera mengantisipasi. Jika tidak, perusahaan anda mau bertahan 10 tahun ke depan itu berat. Omzet naik itu gak mungkin, turun itu pasti.

Saya bukan mendoakan yang tidak-tidak. Tetapi sekali lagi, anda tidak bisa meng’capture atau mengambil market millenial, generasi Z dan generasi Alfa. Itu berat sekali. Padahal, sekarang mereka adalah populasi yang terbanyak di Indonesia, bahkan di seluruh dunia.

Ciri khas yang ketiga. Mengapa perusahaan anda itu bisa tumbang?

Yaitu karena perusahaan anda tidak berani merombak organisasinya ke generasi yang lebih muda.

Tadi saya sudah menyampaikan di ciri yang kedua. Jadi, anda tetap mempertahankan karyawan lama anda. Anda bisa saja punya dalih dan alasan : “Karyawan senior itu lebih paham, lebih ngerti sejarah perusahaan, ya nggak bisa dong kita buang begitu saja”. Saya setuju. Senioritas itu memang perlu. Tetapi sekali lagi, kecepatan mereka itu sudah melambat. Mereka bekerja berdasarkan memori mereka saja.

Kemarin di video saya ‘Office tour company’ saya sendiri, ada beberapa yang comment di kolom comment. Dan saya juga sampai tertawa. “Pak Chandra, saya ada melihat di videonya Pak Chandra itu ada komputer zaman dahulu. Komputer yang bentuknya tabung seperti komputer lama. Dan disitu masih terlihat”. Mereka merasa ‘aneh’ melihat itu.

Kalau saya sih tidak aneh, kenapa? Karena perusahaan saya sudah berdiri selama 20 tahun. Dan kami menggunakan komputer itu sekitar 10 tahun yang lalu. Tetapi ketika generasi zaman now melihat komputer itu, mereka merasa risih dan geli. Dan akhirnya, saya jadi berkaca juga. ‘Wah, ternyata perusahaan saya juga sudah tidak muda lagi. Karena company kita sudah 20 tahun’.

Tetapi, saya juga dengan bangga mengatakan bahwa sekalipun perusahaan kami sudah berusia 20 tahun, namun di perusahaan kami sudah banyak generasi muda yang bekerja. Banyak generasi-generasi muda yang menjadi karyawan kami, menjadi tim kami. Dan hal itu termasuk menentukan roda perputaran perusahaan ini ke depannya.

Jadi, kami juga sangat sadar akan hal ini. Namun banyak perusahaan old yang apabila tidak segera berbenah dengan dalih itu tadi, yaitu mempertahankan senioritas. Maka sekali lagi, perusahaan anda dalam keadaan bahaya. Itu pesan yang ingin saya sampaikan kepada anda. Harus terjadi regenerasi, harus terjadi pergantian estafet, kemudian anda juga harus berani mengkaryakan. Memberikan kepercayaan kepada generasi yang lebih muda.

Sekalipun memang pengalaman mereka sering kurang, attitude mereka mungkin masih perlu dilatih, tetapi, berikanlah mereka kepercayaan untuk mereka berkarya. Niscaya, tongkat estafet kepemimpinan ini akan terjadi, dan perusahaan anda akan bisa survive sampai tahun 2030 nanti.

Dan bagi anda yang menonton video ini di tahun 2030, ketika video ini dibuat 10 tahun yang lalu. Maka anda akan sadar bahwa saya sudah membuat video ini 10 tahun yang lalu. Anda bukan menonton ini sekarang, tetapi tontonlah 10 tahun dari sekarang.

Dan saya percaya, Google itu masih akan bertahan di 10 tahun yang akan datang.

Karena Google itu betul-betul terus beradaptasi. Dan YouTube ini ‘kan salah satu anak perusahaan dari Google. Tirulah seperti Google. Bagaimana perusahaan ini terus beradaptasi pada generasi di zaman yang akan datang.

Terima kasih atas sharing’nya, dan saya ucapkan selamat tahun baru 2019. Semoga di tahun ini semua impian anda, goals anda, resolusi anda tercapai. Saya doakan, dan saya tunggu di kolom comment, saya harus buat video apa lagi. Jangan lupa klik like, berikan komentar, subscribe, fdan ada 2 video disini silahkan ditonton. Sukses untuk anda, dan selalu salam hebat luar biasa..!!

Waspada !!! Pada Tahun 2030 Banyak PERUSAHAAN BESAR Akan TUMBANG !!!

Waspada !!! Pada Tahun 2030 Banyak PERUSAHAAN BESAR Akan TUMBANG !!!

Sahabat entrepreneur, judul kali ini benar-benar bukan clickbait dan bukan rekayasa. Tetapi, ini pasti akan benar-benar terjadi. Karena jujur, hanya orang-orang yang pernah hidup di era tahun 90’an yang pernah merasakan pemahaman ini. Yaitu “Pada Tahun 2030 Banyak Perusahaan Besar yang Akan Tumbang!!”.

Leave a Reply