2 Tips Mengatasi Rasa Gengsi

0
695

2 Tips Mengatasi Rasa Gengsi

Klik disini untuk melihat di YouTube

Sahabat entrepreneur, salam hebat luar biasa..!! Kita berjumpa lagi di episode kali ini, yaitu saya akan berbicara tentang masalah yang dimiliki kebanyakan orang. Dan biasanya masalah inilah yang seringkali mengganggu pendirian anda, yaitu bicara masalah gengsi. Jadi topik saya kali ini adalah : “2 Tips Mengatasi Rasa Gengsi”.

Tahukah anda bahwa gengsi bisa membunuh orang? Gengsi bisa membuat orang menderita. Gengsi bisa membuat orang tidak bisa tidur hampir setiap malam. Dan tahukah anda? Banyak orang depresi karenanya. Saya telah menyelidiki banyak kasus. Mengapa banyak orang yang bisa sampai stress, menderita, bingung, bahkan sampai depresi dan kecewa karena gengsi? Ternyata, sebabnya adalah karena ia SUKA MEMPERTAHANKAN GENGSI.

Sahabat entrepreneur, sebetulnya bicara soal gengsi memang tidak ada habisnya. Gengsi itu seperti candu. Boleh dikatakan gengsi itu kelihatannya sangat sepele, namun menyangkut masalah kejiwaan. Anda perhatikan, sekarang banyak sekali orang-orang di social media bergaya demi gengsi. Dia berani melakukan apapun. Padahal sebenarnya dia tidak punya apa-apa. Dia menjadi orang yang suka pamer, dan semua itu demi gengsi.

Hal ini bisa menghinggapi setiap orang dari usia muda. Bahkan juga menghinggapi orang-orang yang hidup di perkotaan. Demi gengsi, dia akan melakukan apapun. Bahkan dia berani berbohong supaya hidupnya nampak bergengsi. Dia melakukan segala sesuatu dengan penuh kepalsuan.

Orang yang hidupnya penuh dengan KEPALSUAN, maka hidupnya tidak akan bahagia. Senyumnya itu nampak seperti senyum yang dibuat-buat. Senyum yang nampak seperti ‘ada apanya’, bukan ‘apa adanya’.

Senyum yang ‘ada apanya’, bukan ‘apa adanya’

Kalau anda ingin hidup bahagia, tips saya satu : “SENYUMLAH APA ADANYA“. Bukan senyum yang ‘terpaksa’. Banyak orang yang demi gengsi, dia rela berhutang hanya untuk menunjukkan bahwa dia adalah orang yang bergengsi. Saya punya satu kata-kata bijak. Kata-katanya seperti ini :

“Menjadi kaya itu penting, tetapi terlihat kaya itu tidak penting”.

Saya sering menulis quote seperti ini di Facebook ataupun di social media saya. Dan seringkali di dalam seminar-seminar saya, saya membagikan kata-kata seperti ini. “LEBIH BAIK HIDUP DENGAN APA ADANYA”. Kalau saya hidup dengan apa adanya, maka saya merasa bahagia. Saya tidak akan stress menjalani kehidupan.

Saya juga pernah dengar sebuah cerita. Banyak orang itu sampai rela berhutang kartu kredit. Dia membelanjakan sesuatu yang tidak perlu supaya terlihat keren. Tetapi gaya hidupnya itu berasal dari HUTANG. Tujuannya apa? Agar terlihat KEREN. Akibat dari kata ‘keren’ ini berbahaya. Oleh sebab itu, saya ingin berbagi 2 tips berikut ini.

 

1. Jangan dengarkan apa kata orang

Tips yang pertama adalah ‘jangan dengarkan apa kata orang’. Jangan hidup berdasarkan apa kata orang lain. Karena kalau anda mendengarkan apa kata orang, maka tidak ada habisnya. Saya ingin berbagi sebuah cerita supaya anda mengetahui bagaimana akibat ‘hidup dengan kata orang’.

Cerita ini tentang seorang ayah dan seorang anak yang naik keledai. Mereka berpindah ke empat kota, yakni kota A, kota B, kota C dan kota D. Saat pergi ke kota A, dia menaiki keledai itu bersama anaknya. Sesampainya di kota A, semua orang berkata begini : “Hei, kamu itu adalah tuan dan majikan yang tidak punya perasaan..! Masak binatang yang sudah tua seperti itu kamu naiki berdua? Keledai itu sudah tidak kuat..! Keledai itu bisa lelah dan sakit. Kamu sama sekali tidak punya rasa berperikebinatangan, tidak punya rasa kasihan pada hewan..!”

Akhirnya orang ini mendengarkan apa kata orang itu. Kemudian ayahnya turun. Dia berjalan menuntun keledai dengan anaknya yang tetap di atas keledai tersebut, dan mereka berjalan ke kota B. Sesampainya di kota B, orang-orang berkata : “Dasar anak tak tahu diri..! Kamu naik keledai, tetapi masak menyuruh ayah kamu yang menuntun? Kamu tidak pantas sebagai anak, kamu yang lebih muda, tetapi orang tua kamu yang sudah tua disuruh menuntun? Ya tidak pantas..!”

Akhirnya anak itu mendengarkan apa kata orang. Orang tuanya juga mendengar. Maka giliran orang tuanya yang naik, dan anaknya yang menuntun keledai dan melanjutkan perjalanan ke kota C. Sesampainya di kota C, anda tahu apa yang terjadi? Semua orang di kota C mengecam si orang tua. “Ini namanya orang tua tidak tahu diri..! Orang tua ini keterlaluan. Masak anaknya yang masih kecil itu disuruh menuntun, dia justru enak-enakan duduk di atas keledai..!” Orang tua ini menjadi bingung. Tadi sebelumnya dicerca begini, lalu dicerca begitu.

Dia menjadi stress.

Akhirnya saat bepergian ke kota D, kedua orang ini, ayah dan anaknya sama-sama tidak menaiki keledai. Keduanya bersama-sama menuntun keledai. Sesampainya di kota D, orang-orang disana justru mengecam, “Ini adalah dua orang paling bodoh di dunia. Ada keledai yang bagus, namun tidak dinaiki. Tetapi cuma dituntun bersama-sama”. Jadi, yang benar yang mana??

Sahabat entrepreneur, seringkali di dalam hidup ini kita juga mengalami dilema-dilema seperti itu. Mengapa banyak orang yang hidup demi gengsi? Karena ia selalu mendengarkan apa kata orang.

“Wah, kamu akan kelihatan keren kalau pakai ini..!”

“Kamu terlihat keren kalau pakai jam tangan ini..!”

“Kamu terlihat keren kalau pakai mobil ini..!”

Blablabla.. Tidak ada habisnya. Akhirnya seluruh hidupnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan gaya hidupnya. Sehingga terkadang penghasilannya tidak mencukupi dan akhirnya stress. Karena hanya mendengarkan apa kata orang.

Anda tidak tahu tujuan hidup anda.

Anda tidak tahu tujuan bisnis anda.

Dan anda bahkan tidak tahu tujuan anda melakukan hal itu untuk apa. Tetapi anda selalu mendengarkan apa kata orang. Tidak akan ada habisnya jika anda selalu mendengarkan apa kata orang. Akhirnya apa? Anda akan bingung sendiri. Itulah tips yang pertama.

 

2. Jangan ikut-ikutan

Tips yang kedua adalah ‘jangan ikut-ikutan’. Please, gengsi itu bukan masalah ekonomi. Anda bisa tonton video saya sebelumnya : “3 Kesalahan Saat Membeli Barang Mewah“. Anda membeli barang-barang yang tidak perlu. Hal itu membuat kondisi finansial anda sangat tidak baik.

Dan akhirnya karena demi gengsi hidup, akhirnya anda melakukan segala sesuatunya dengan tidak baik. Jadi saran saya, baik anda pria maupun wanita yang menonton video ini, terutama wanita. Tujuan anda menuruti gengsi itu sebenarnya apa? Jika anda meninggikan gengsi, berpenampilan glamour, tidak ada yang salah. Tetapi menurut saya, lebih baik berpenampilan sederhana.

Hiduplah dengan kesederhanaan

Kalau anda berpenampilan glamour, maka calon pasangan anda yang akan menyukai atau mencintai anda akan melihat dari penampilan anda, bukan dari inner beauty anda. Karena menurut saya, kecantikan yang nyata itu bukan dari apa yang tampak di luar. Melainkan apa yang bisa anda tampilkan dari dalam.

Dan sebetulnya apa yang bisa anda tampilkan dari dalam itu jauh lebih natural dan lebih bergengsi daripada penampilan luar. Anda tidak perlu menutupi keburukan yang ada di dalam diri anda dengan sesuatu yang cantik di luar. Yang perlu diperkuat adalah hati anda. HATI ANDA YANG PERLU DIPERKUAT. Maka anda akan memiliki kualitas yang lebih bagus daripada anda hidup dengan bergengsi. Inilah tips dari saya.

Begitu juga dengan pria. Anda tidak harus terlihat kaya raya, terlihat keren, dan lain-lain supaya anda bisa diakui oleh masyarakat. NO!! Tidak usah ikut-ikutan teman, jadilah apa adanya. Saya punya banyak teman sewaktu kuliah/SMA, sahabat entrepreneur. Teman-teman saya banyak yang kaya raya. Dari SMA/kuliah sudah naik mobil. Tetapi mobil orang tuanya, bukan miliknya. Jadi menurut saya tidak ada yang perlu dibanggakan dan tidak ada yang keren. Yang luar biasa adalah orang tuanya.

Saya juga punya teman yang naik motor biasa. Tetapi dia apa adanya. Kondisinya disepelekan semasa kuliah. Tetapi dia berjuang, membangun karir dan akhirnya sekarang dia menjadi orang sukses. Bahkan jauh lebih sukses daripada teman-teman yang waktu SMA dan kuliahnya naik mobil-mobil keren. Bisnisnya jauh lebih berhasil. Karena apa? Karena dia apa adanya.

Sekian tips dari saya di video kali ini. Jadilah pribadi yang apa adanya. Tidak usah hidup bergengsi. Tidak usah mendengarkan apa kata orang dan tidak usaha ikut-ikutan. Jadilah diri anda yang natural. Kalau punya ya punya, kalau tidak punya ya tidak punya. Cukup, itu saja. That’s it. Maka hidup anda akan jauh lebih bahagia.

Jika anda menyukai channel seperti ini, jangan lupa klik like.

Silahkan memberikan comment, jangan lupa subscribe dan anda bisa berbagi kepada teman-teman anda. Dimanapun anda berada sahabat entrepreneur, saya doakan anda selalu sehat, kaya dan bahagia. Salam hebat luar biasa..!!

Sahabat entrepreneur, sebetulnya bicara soal gengsi memang tidak ada habisnya.

Sahabat entrepreneur, sebetulnya bicara soal gengsi memang tidak ada habisnya.

Sahabat entrepreneur, sebetulnya bicara soal gengsi memang tidak ada habisnya. Tahukah anda bahwa gengsi bisa membunuh orang? Oleh sebab itu, saya ingin berbagi 2 tips mengatasi rasa gengsi pada artikel berikut ini.

Leave a Reply