Ketika Robot Mengambil Alih Pekerjaan Manusia

0
269

Saat ini perkembangan teknologi sangat canggih sehingga hampir semua hal  bisa diciptakan, termasuk robot. Peran robot bukan hanya dirumah melainkan sudah merambah ke sektor industri, pelayanan dan lain-lain. Dalam sebuah pertemuan American Association for the Advancement of Science di Washington, Professor Moshe Vardi, berpendapat bahwa penggunaan robot akan menghilangkan jumlah pekerja sebanyak 50 persen.

Hal ini merupakan tantangan besar bagi seluruh pekerja didunia. Menurut Professor dari University of Rice ini, dengan hadirnya robot, akan ada banyak pekerja menengah-kebawah yang terpaksa harus kehilangan pekerjaannya. Pekerjaan seperti memasak, security, cleaning service, bartender, bisa saja diambil alih oleh robot.

Bahkan, Nanyang Technological University di Singapura telah menggantikan resepsionis kampus dengan sebuah robot. Robot bernama Nadine ini bisa berbicara layaknya manusia, tersenyum, melakukan kontak mata, berjabat tangan, serta dapat mengenali pengunjung yang datang dikampus.

Selain itu Joint Robotics Laboratory dari University of Frankfurt, juga sedang membuat robot yang bisa membantu pekerjaan berat dalam bidang manufaktur. Mengingat bahaya dalam bidang pekerjaan ini, robot sepertinya dapat membantu para pekerja dalam melakukan hal berat.

Lain lagi dengan Hotel Starwood. Hotel yang berlokasi di Cupertino, AS, ini memiliki pelayan kamar hotel yang ternyata adalah robot. Robot bernama SaviOne ini memiliki tinggi 1 meter, berat 45 kg, dengan wajahnya adalah layar sentuh berukuran 7 inci.

Jepang sebagai Negara melek teknologi pun tak ketinggalan. Di lokasi kebocoran nuklir di Fukushima, pemerintah Jepang menguji coba sebuah robot yang bisa menggarap lahan pertanian secara mandiri. Selain itu Robot Restoran di Jepang memiliki pelayan yang merupakan sebuah robot.

Mengapa Perusahaan Memilih Menggunakan Robot

Memang harga robot tidaklah murah. Namun mahalnya hanya diawal. Selain itu perusahaan selalu membutuhkan sesuatu yang efisien dan efektif, dimana robot dapat memenuhi kebutuhan ini. Oleh sebab itu, semahal apapun robot, perusahaan tetap akan membelinya. Selain itu robot dapat melakukan pekerjaan yang tidak bisa dilakukan oleh manusia. Robot bisa bekerja dalam waktu yang lebih lama, bisa melakukan pekerjaan berat dengan mudah, dan tidak membutuhkan waktu libur dan gaji. Apakah robot menggunakan listrik? Hal ini bukanlah masalah bagi perusahaan di Negara-Negara maju yang pasokan listriknya aman-aman saja.

Leave a Reply