Bagaimana Cara Jadi Selebgram (Part 1 of 2)

0
400

Bagaimana Cara Jadi Selebgram (Part 1 of 2)

Klik disini untuk melihat di YouTube

Sahabat entrepreneur, salam hebat luar biasa..!! Edisi kali ini sangat spesial. Saya kembali mewawancarai tokoh-tokoh. Dan hari ini saya kedatangan seorang tamu bernama Pak Michael Sugiharto.

C : “Selamat datang di channel SB30 Pak Michael..”

M : “Terima kasih, pak.”

Dan pada topik kali ini kita akan ngobrol dengan beliau. Beliau adalah founder dari celebgramme.com serta founder dari digimaru.id (Digital Marketing Campus). Ngomong-ngomong, beliau juga memiliki penghargaan yang luar biasa sebagai pemenang dari markplus gebyar UKM BCA WOW award 2016. Seperti apa beliau? Kita saksikan dulu yang satu ini.

C : “Baik, terima kasih Pak Michael atas kehadirannya.”

M : “Sama-sama, pak.”

C : “Pada kesempatan kali ini, saya ingin ngobrol dengan Pak Michael. Boleh dijelaskan pak, celebgramme itu apa sih?”

M : “Saya akan cerita sedikit mengenai history’nya celebgramme. Jadi, celebgramme itu dibuat sekitar 2 years ago. Intinya, waktu itu istri saya berjualan ayam goreng kremes. Dan dia mau berjualan di Instagram. Dan dia bingung bagaimana caranya untuk mempopulerkan. Jadi salah satu cara yang saya pakai waktu itu adalah dengan saya cari-cari di internet. Akhirnya, saya menemukan satu cara yang efektif. Yaitu ngapain? Kita follow Justin Bieber.”

C : “Mengapa harus follow Justin Bieber?”

M : “Bercanda kok.. Jadi begini.. Pada saat kita follow Justin Bieber, ada pengikut Justin Bieber yang melihat kita, dan dia follow kita juga. Setelah beberapa lama, saya harus unfollow dia lagi. Kemudian saya follow lagi. Begitu terus bolak-balik. Follow dan unfollow. Kemudian, saya merasa cara itu hanya efektif sementara. Seharian saya bekerja seperti itu. ‘Kan tidak masuk akal? Akhirnya, saya ketemu satu cara which is menurut saya menarik. Karena mungkin Pak Chandra juga pakai. Jadi sebelum menerima, kita memberi dulu. Namun kalau di Instagram, kita memberikan like. Kita nge’like orang dulu.”

C : “Caranya memberi like dulu ya.. Orang senang ya kalau diberi like?”

M : “Pasti senang.. Coba kalau anda punya Instagram, anda lihat ada yang nge’like foto anda 3 kali. Pasti dicek ‘kan? Siapa orang ini, kok ngepo’in saya? Lalu, setelah itu di’follow juga. Manusia itu secara bawah sadar ingin membalas budi. Kalau dia kita like, kita follow, maka secara tidak langsung dia melihat account kita. Dia suka profile kita, maka dia akan balik follow kita.”

C : “Secara psikologis ya..”

M : “Betul. Namun masalahnya jika kita lakukan ini secara manual, tentunya membutuhkan waktu. Dan kita tidak bisa jualan ayam goreng.”

C : “Iya.., nanti malah jualan follower Instagram. Berarti awalnya seperti itu?”

M : “Ya, awalnya seperti itu.”

C : “Baik. Yang kedua, bisa dijelaskan DIGIMARU itu apa?”

M : “DIGIMARU itu sebenarnya berangkat dari kebutuhan. Karena pengguna celebgramme itu kebanyakan online shop owners dari seluruh Indonesia. Kemudian pada saat mereka chat dengan CS, mereka bertanya banyak hal. Dan beberapa pertanyaan itu saya rasa sangat basic. ‘Kok anda jualan di Instagram sebagai online shop owner? Tapi kok gak mengerti dengan pertanyaan ini?’

Dari situ, saya melihat ada kebutuhan, bagaimana cara berjualan di Instagram. Orang lain tidak mengerti caranya. Jadi awalnya disitu.

Kemudian saya bertemu dengan partner saya Mas Andri yang berjualan di Instagram.

Dan ternyata omzetnya amazing. Waktu itu saya tanya omzetnya sehari bisa sampai 5 juta.”

C : “Itu omzet 1 hari?”

M : “Ya, one day, satu hari.”

C : “Untuk ukuran kelas UKM, itu wow banget.”

M : “Dan yang WOW menurut saya, dia tidak berjualan di tempat lain. Hanya berjualan di Instagram.”

C : “Hanya berjualan di Instagram?”

M : “Ya. Jadi, dulu saya berpikir kalau jualan di Instagram, paling sebulan dapat 20 juta-30 juta itu sudah keren.”

C : “Dalam 1 bulan ya..? Sedangkan ini per hari bisa sampai 5 juta. Berjualan apa ya?”

M : “Waktu itu dia berjualan baju muslim. Outerwear dan hijab. Dia berjualan itu dan sekarang dia sudah pindah berjualan batik. Lalu ada juga kacamata murah. Jadi, berangkat dari situ. Dari situ kita membuat training. So far sudah sekitar 6 kali. So far so good. Semua orang puas, everybody like it. Dan akhirnya sampai sekarang.”

C : “Luar biasa.. Jadi sahabat entrepreneur, mengapa saya mengundang Pak Michael sebagai salah seorang tokoh yang saya wawancarai kali ini? Karena sesuai visi dari Success Before 30.

Yaitu kita ingin Go 1% penduduk Indonesia untuk menjadi entrepreneur.

1% itu jumlahnya sekitar 2,5 sampai 2,7 juta orang. Anda tahu sendiri bahwa entrepreneur di Indonesia itu jumlahnya sangat kecil. Menurut data 2 tahun yang lalu, jumlah entrepreneur di Indonesia itu kurang dari 1% . Saya sudah pernah membahasnya di video yang lain.

Padahal sebuah negara itu jika ingin kuat perekonomiannya, maka entrepreneur dari sebuah negara itu minimal harus di antara 5% sampai 8%. Kita masih jauh tertinggal dibandingkan negara lain. Padahal Indonesia ini adalah salah satu negara dengan jumlah penduduk terbesar nomor 4 di dunia. Tetapi jumlah entrepreneur’nya paling kecil di antara negra-negara di atas kita. Jadi, ini merupakan suatu angka yang kecil. Kita tahu bahwa salah satu hal yang bisa menghidupkan entrepreneur adalah UKM.

Salah satu kelebihan UKM adalah ia memiliki produk yang bagus. Tetapi mungkin mereka kurang mengerti cara menggunakan social media. Karena itulah Pak Michael kita undang disini agar kita bisa mengobrol. Ngomong-ngomong kalau bicara soal yang tadi, tadi kita tanya jawab membahas tentang DIGIMARU. Yaitu cara menjawab basic bagi customer service. Misalkan kalau ditanya apa, cara menjawabnya bagaimana. Kalau misalkan ‘mengapa produk ini sampainya lama?’, itu cara jawabnya blablabla, begitu ya..

Belajar customer service yang basic supaya customer itu senang ya.. Ngomong-ngomong, saya belakangan ini baru tahu ada sebuah research. Research ini ternyata cukup populer di Indonesia. Yaitu data dari Google. Dan salah satu datanya adalah ‘Cara Menjadi Selebgram’.

Rupanya di Indonesia ini banyak orang yang terobsesi menjadi selebgram.

Mungkin ingin cepat terkenal. Apalagi mungkin adik-adik zaman sekarang melihat selebgram itu punya penghasilan. Bisa terima endorsement. Itu sudah bukan rahasia umum. Tetapi, sebetulnya memungkinkan atau tidak menjadi selebgram itu? Menurut Pak Michael bagaimana?”

M : “Ini memang menarik. Instagram adalah suatu fenomena yang bukan hanya di Indonesia. Bahkan di luar negeri. Di ustralia, di Amerika juga sama. Kemarin saya menonton sebuah film. Ternyata, menjadi selebgram itu bisa dibentuk. Jadi kalau anda ingin menjadi selebgram, anda harus lakukan a,b,c,d, dan seterusnya. Maka anda bisa terlihat seperti selebgram.

C : “Bisa terlihat seperti selebgram? Kayaknya zaman dahulu kalau menjadi aktor harus beneran aktor ya.. Tidak bisa kalau dibentuk seperti aktor. Kayaknya sulit ya.. kalau selebgram mungkin bisa ya? Wah, ini menarik sahabat entrepreneur.. Lalu, coba ceritakan lagi. Saya pun ingin tahu caranya.”

M : “Tetapi saya rasa mengenai bagaimana cara menjadi selebgram, yang pertama kita harus tahu dulu. Apakah anda sudah cocok untuk menjadi seorang Selebgram?”

C : “Itu ada kriterianya ya..”

M : “Jadi saya melakukan penelitian sendiri bahwa ada 5 ciri-ciri kalau anda itu cocok menjadi selebgram atau tidak.”

C : “Ada 5 ciri-ciri anda itu cocok menjadi selebgram atau tidak. Apa saja ciri-cirinya?”

 

1. Mix & match

M : “Ciri-ciri pertama, untuk menjadi selebgram itu harus pintar mix & match.”

C : “Maksudnya apa? Tolong dijelaskan..”

M : “Jadi maksudnya begini. Mix & match ini bukan hanya baju. Kalau wanita mungkin mengerti. Baju atasnya apa, bawahnya apa, handbag’nya apa, itu harus bisa di’ mix & match dengan baik. Tetapi anda juga harus bisa mix & match mengenai misalkan kuliner. Kalau kuliner, biasanya selebgram memulainya dari Instagram food. Siapa yang fotoin, misalnya.”

C : “Sebelum makan pasti foto dulu ya..”

M : “Tetapi tidak semua foto itu bagus. Jadi, yang pintar itu pasti dia ambil angle yang tepat. Kemudian ada barang pendukung di sekitarnya. Itu yang perlu dipikirkan. Jadi, kebanyakan selebgram itu secara natural punya taste yang bagus. Jadi kalau buat kita mungkin berpikir, ‘Masa’ sih ditaruhnya seperti ini? Aau kalau baju, ‘masa’ seperti ini cocok?’ Kita terkadang tidak pede. Pokoknya pakai yang polos aja. Hitam ya hitam, putih ya putih. Tetapi kalau mereka tidak. Dan ternyata, di Instagram itu yang menarik perhatian mata adalah yang seperti itu.”

C : “Oke.. Jadi, itu adalah salah satu ciri-ciri ya. Kalau ingin terkenal atau ingin booming di Instagram like atau endorsement’nya, itu rupanya dengan mix & match. Kalau diterjemahkan ke bahasa Indonesia itu artinya apa?”

M : “Mix & match itu mencampur dan menyesuaikan (padu padan). Jadi seperti itu.”

C : “Kalau misalkan orangnya tidak pede? Dia merasa, “Gue nggak cantik, gue nggak keren, gue nggak ganteng, gue nggak langsing, gue gendut’ atau gimana. Apakah ada pengaruhnya dengan mix & match itu tadi secara fisik?”

M : “Kalau ini kita membahas selebgram yang secara taste dulu. Tetapi tidak menutup kemungkinan untuk anda yang kurang bagus taste’nya itu tetap bisa jadi selebgram.”

C : “Jadi itu bukan kriteria paling utama?”

M : “Bukan kriteria paling utama.”

C : “Dengar ya, sahabat entrepreneur.. Jadi kalau anda merasa kurang cantik atau kurang keren, sebenarnya anda tidak harus terlihat keren dan terlihat cantik untuk menjadi selebgram. Itu menurut Pak Michael. Jadi anda pasti punya keunikan tersendiri. Begitu ya Pak Michael? Itulah yang bisa menjadikan anda terkenal, meskipun anda terlihat tidak cantik dan tidak keren, menurut orang lain, bahkan menurut anda. Tetapi sebetulnya anda tetap bisa menjadi seorang selebgram. Itu adalah sesuatu yang sangat menarik. Mix & match.”

M : “Saya beri contoh. Ada satu account. Mungkin bisa anda cek, namanya @mimiperi. Anda bisa cek sendiri orangnya bagaimana. Dia absolutely over the edge. Gak cakep, gak ganteng, hancur lah pokoknya.. Tetapi bisa menjadi selebgram. Pengikutnya ratusan ribu. Sampai masuk TV.”

C : “Sampai masuk TV ya.. Denger tuh.. Jadi yang tadi itu bukan kriteria utama ya.”

M : “Kita ke ciri-ciri yang kedua.”

C : “Ciri-ciri yang kedua. Silahkan.”

Apakah ciri-ciri kedua seseorang yang bisa menjadi selebgram? Temukan selengkapnya di video saya berikutnya :”Bagaimana Cara Jadi Selebgram” Part 2.

Sukses untuk anda, salam hebat luar biasa..!!

Sahabat entrepreneur, kali ini saya kedatangan seorang tamu bernama Pak Michael Sugiharto.

Sahabat entrepreneur, kali ini saya kedatangan seorang tamu bernama Pak Michael Sugiharto.

Sahabat entrepreneur, kali ini saya kedatangan seorang tamu bernama Pak Michael Sugiharto. Beliau adalah founder dari celebgramme.com serta founder dari digimaru.id (Digital Marketing Campus).Disini beliau akan memberi tahu bagaimana cara menjadi selebgram. Yaitu dengan 5 ciri-ciri berikut ini.

Leave a Reply