Episode ”Bongkar” : Pengusaha MUDA SUKSES Berpenghasilan Miliar RUDY SALIM ( Part 2 of 2 )

0
0

<iframe width=”560″ height=”315″ src=”https://www.youtube.com/embed/XO5wYbyKUuA” frameborder=”0″ allow=”accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture” allowfullscreen></iframe>

Klik disini untuk melihat videonya

C : “Di episode pertama kemarin, anda sudah melihat bagaimana cerita soal mobil mewah itu pajaknya bisa sampai 3 kali lipat. Sekarang, di episode kedua ini kita akan mendengarkan dari Pak Rudy, mengapa bisa terpikirkan peluang tersebut di tahun 2012?”

R : “Betul. Saya mulai bisnis itu desember 2012. Lalu saya lanjut import 3 mobil. Boleh menyebutkan brand’nya gak?”

C : “Boleh, silahkan. Soalnya ‘kan barang import. Tapi ntar bocor duluan, kita ngomong di belakang aja..”

R : “Saya import Mercy 50. Lalu saya import lagi Mercy CLS dan Porsche Cayenne. Setelah masuk kesini, kita bayar PPN 10%, PIB 35% pada saat itu, dan sekarang 50%. PPNBM 75% pada saat itu, dan sekarang 125%. Dan PPH 7,5% pada saat itu, dan sekarang 10%. Jadi, semuanya naik dari saat itu sampai sekarang. Kita bayar semuanya, lalu dimasukkan. Dan ternyata, harganya lumayan lebih murah daripada pasaran. Lalu saya jual lagi dan dapat profit. Dan akhirnya showroom yang saya punya berjalan sampai sekarang.”

C : “Keren.. Dan itu dimulai tahun 2012 ya?”

R : “2012, Desember.”

C : “Jadi dari bisnis microfinance, merambah ke industri otomotif dan barang-barang mobil-mobil mewah.”

R : “Ya. Jadi dari tahun 2009 sampai 2012 ngumpulin duit. Dan pada tahun 2012 baru bisa beli.”

C : “Keren banget.. Dan orangnya juga humble banget. Jadi sebetulnya, dari situlah mengapa banyak public figure, pengusaha papan atas, dan artis yang menjadi klien atau pembeli. Dan akhirnya, pada tahun 2012 mulai merambah sampai sekarang.”

R : “Kalau sekarang, saya sudah memiliki hampir 15 jenis usaha.

Jadi, saya terakhir ini memiliki 3 restoran, beberapa toko bersama Luna Maya juga di beberapa Mall di Jakarta. Lalu dengan Rafii, saya juga bikin beberapa film.”

C : “Berarti production house ya, rumah produksi. Itu juga termasuk salah satu jenis usaha.”

R : “Filmnya sudah sampai film ke delapan.”

C : “Yang tahu film’nya bisa comment di bawah.”

R : “Kasih contoh film yang laku aja ya..”

C : “Yang laku film apa tuh?”

R : “Maksud saya buat yang comment, kasih tahu film yang laku aja ya..”

C : “Tapi laku semua kok filmnya..”

R : “Kalau bisnis ‘pasti laku’ itu namanya bukan bisnis. Justru menemukan kesalahan lalu menjadi lebih baik, kenikmatannya disitu.”

C : “Catat itu. Ulangi kata-katanya di kolom comment. Hal yang seperti itu berharga banget. Jadi apabila anda gagal, merasa jatuh dan sebagainya, dengerin itu. Bisnis itu gak selalu mulus, tetapi luar biasa.”

R : “Tetapi disitu kita belajar bahwa hukum yang sama untuk masyarakat yang berbeda, sama tidak adilnya dengan hukum yang berbeda untuk masyarakat yang sama. Demikian juga di dunia bisnis. Peraturan bisnis yang sama untuk bisnis yang berbeda itu tidak bisa dilakukan. Misalkan saya jual supercar. Tentunya pola penerapan saya kepada customer ada cara-cara tertentu.

Ketika saya jual film yang saya harapkan bisa menangkap 1 juta-2 juta penonton, pola penerapan saya terhadap pasarnya juga berbeda. Jadi, pola bisnisnya berbeda. Hukumnya harus berbeda.”

C : “Spesifikasi bisnisnya berbeda.”

R : “Iya. Jadi tidak bisa dengan cara iklan yang sama. Gak mungkin saya memakai jenis iklan yang saya gunakan untuk supercar untuk jenis bisnis yang lain. Jadi masih ada microfinance, dan ada macam-macam.”

C : “Ada 15 jenis usaha.”

R : “Jadi seperti kalau kita ke bandara Soekarno Hatta di Jakarta. Di sebelah kiri ada yang namanya space market.”

C : “Space market. Rupanya ini bos di balik itu semua. Beruntung banget loh dia mau diwawancara seperti ini. Sampai sekarang di usia 30’an, tetapi sudah punya 15 jenis usaha. Itu fantastis banget..! Itu istimewa sekali. Dan kita bisa belajar dari beliau. Untung anda mengunjungi channel Success Before 30. Dari sini kita bisa mendengarkan bahwa ada banyak tips-tips dan kiat dari beliau.

Oke, mungkin yang terakhir. Ngomong-ngomong, kita kan lagi di ‘Waroeng Artis’ nih. Disini bakal ada event apa nih? Nanti pada tanggal 17 Februari 2019 ada event apa nih? Simak baik-baik..! Semua media besar akan meliput.”

R : “Hari ini lagi meeting, tadinya mau bertemu Ajik Krisna. Karena sebentar lagi akan ada event Lamborghini Giro Bali. Giro itu artinya run kalau diterjemahkan ke bahasa Itali. Di bulan Februari, kita dalam satu hari akan menuju ke pernikahan anak dari Ajik Krisna. Artinya akan ada sekitar 30 lamborghini yang akan datang ke Bali untuk menghadiri acara tersebut. Dan tentunya, semoga dapat memberikan PR yang baik kepada dunia bahwa Indonesia ini ternyata kondisi ekonominya bagus. Ternyata politiknya bagus, ternyata keamanannya bagus. Karena mobil merupakan salah satu early indicator bahwa negara tersebut menuju kemajuan.

Kalau kita ke Monaco, mobil yang pertama kita lihat mungkin Bugatti. Kalau di Indonesia hanya ada di showroom saya. Tetapi artinya, itu adalah early indicator. Hal yang paling mudah dilihat mata. Langsung kelihatan.”

C : “Negara ini sudah makmur. Siapa yang bilang lagi krisis?”

R : “Semoga dengan ini, arah arus investasi dari luar bisa lebih percaya, ‘Oh, Indonesia aman. Bali itu top’. Orang-orang lokal dan investor lokal juga bisa berinvestasi di Bali. Tujuannya itu. Walaupun mungkin ada  beberapa hal yang terlihat negatif, tetapi tujuan yang mau dicapai dari hal ini adalah sesuatu yang positif.”

C : “Setuju banget.. Jadi artinya, ada event pada tanggal 17 Februari. Yaitu Lamborghini Tour di Bali, di acara wedding’nya putra dari Ajik Krisna, Gusti Ngurah Berlin. Saya juga mendoakan semoga acara pernikahannya lancar, langgeng sampai hari H dan sukses selama-lamanya.

Dan hari itu juga, kita tunjukkan kepada dunia. Sebagai salah seorang importir supercar di Indonesia, semua perijinan dari hulu ke hilir, anda bisa hubungi masternya, Bapak Rudy Salim. Dan kita akan lihat. Tunjukkan pada dunia bahwa Indonesia itu bukan cuma terkenal karena tsunaminya.”

R : “Biasanya kalau kita lihat berita di luar negeri, Indonesia itu kayaknya kelaparan. Kelihatannya tanah-tanah doang. Padahal, negara ini bagus untuk investasi dan peluangnya besar.”

C : “Tepuk tangan.., keren banget..! Jadi, itulah sebabnya kita harus tunjukkan bahwa Indonesia itu bukan seperti yang dikira oleh masyarakat luar. Harus banyak manusia-manusia seperti Pak Rudy Salim ini yang bisa mengubah citra Indonesia menjadi lebih baik.

Termasuk di channel Success Before 30. Kami juga tidak sembarangan mengundang tokoh atau public figure yang akan diwawancara di channel kami. Karena kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia itu bukan hanya TKW, TKI, atau orang-orang yang hidupnya susah banget. Tetapi, Indonesia itu juga bisa melahirkan entrepreneur seperti Pak Rudy Salim. Ini bener banget.

Itulah sebabnya saya senang sekali karena Pak Rudy Salim bisa hadir di channel kami. Sehingga bisa memberikan pandangannya, inspirasinya, dan ternyata tidak jauh berbeda dengan anda waktu galau-galaunya, DO’nya dan sebagainya, bahkan sampai hari ini beliau bisa punya 15 usaha seperti sekarang.

Mungin sebagai penutup, ada pesan gak untuk para subscriber channel kami?”

R : “Pesannya, subscribe terus ya.. Saya rasa semuanya sudah dibahas tadi. Saya juga berterima kasih karena sudah diwawancara. Semoga makin banyak juga muncul channel- channel YouTube yang bukan hanya clickbait, bukan hanya yang tidak mendidik, tetapi justru harus bisa memberikan suatu inspirasi serta pesan-pesan moral seperti ini yang seharusnya lebih banyak. Sukses terus untuk channel Success Before 30..!”

C : “Thank you Pak Rudy atas waktunya. Seperti yang tadi kita sampaikan, pada 17 Februari ada acara besar. Siapa yang punya ‘gawe’ di acara besar tersebut? Kita undang yang punya ‘KRISNA’, Ajik Krisna..! Luar biasa..!!”

A : “Bos kita ini..! Belum punya supercar kalau belum ke Prestige..!”

R : “Belum ke Bali kalau belum ke ‘KRISNA’..!”

C : “Jadi tolong bagi anda yang sedang mencari supercar, ini bosnya Prestige. Kalau yang lagi di Bali, pastikan oleh-oleh hanya di ‘KRISNA’..! Jadi, pada tanggal 17 nanti ada acara yang tadi sudah kita umumkan. Kita doakan semoga acara hari itu berlangsung dengan sukses. Dan hari itu putra pertama Ajik yang akan menikah.

Wah.., ini berarti putra mahkota dong yang bakal mewarisi tahta ‘KRISNA’ nih ceritanya..! Kita doakan semoga hari tersebut berlangsung sukses. Dan jangan lupa stay tune di tanggal 17, ada sesuatu yang sangat luar biasa di tanggal 17 Februari. Oke Jik, mungkin ada yang mau disampaikan Ajik?”

A : “Saya berterima kasih kepada Chandra, berterima kasih Rudy juga..”

R : “Kopernya mau saya bawain, mungkin?”

A : “Karena pada tanggal 17 teman-teman dari LCI, Lamborghini Club Indonesia menghadiri acaranya Ajik. Luar biasa.., ini sambutan yang sangat luar biasa. Saya sangat terharu dan sangat bangga dengan teman-teman saya yang sangat solid di Jakarta.”

C : “Mantap.. Thank you Ajik. Dan sekali lagi jangan lupa, anda subscribe channel ini, berbagilah informasi positif ini kepada teman-teman. Dan jangan lupa like dan comment, serta jangan lupa supercar, ingat Prestige..! Dan beli oleh-oleh, jangan lupa ‘KRISNA’ di Bali..! Sukses untuk kita semua, selalu salam hebat luar biasa..!”

Episode ”Bongkar” : Pengusaha MUDA SUKSES Berpenghasilan Miliar RUDY SALIM ( Part 2 of 2 )

Episode ”Bongkar” : Pengusaha MUDA SUKSES Berpenghasilan Miliar RUDY SALIM ( Part 2 of 2 )

Di episode pertama kemarin, anda sudah melihat bagaimana cerita soal mobil mewah itu pajaknya bisa sampai 3 kali lipat. Sekarang, di episode kedua ini kita akan mendengarkan dari Pak Rudy, mengapa bisa terpikirkan peluang berpenghasilan miliar tersebut

Leave a Reply